KITAINDONESIASATU.COM – Pemerintah Iran bersiap mengumumkan Pemimpin Tertinggi baru setelah Majelis Pakar mengonfirmasi telah menyelesaikan proses pemungutan suara. Langkah krusial ini diambil menyusul tewasnya Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan udara yang dilancarkan AS-Israel lebih dari sepekan lalu, yang memicu eskalasi perang besar di kawasan Timur Tengah.
Ahmad Alamolhoda, salah satu anggota Majelis Pakar, menyatakan bahwa keputusan telah diambil secara bulat namun identitas resmi sang pemimpin masih dirahasiakan oleh sekretariat badan tersebut.
Kendati demikian, rumor kuat di kalangan internal majelis menyebutkan bahwa jabatan sakral itu kemungkinan besar akan jatuh ke tangan putra mendiang Khamenei. Penunjukan ini dipandang sebagai upaya menjaga stabilitas ideologi di tengah situasi keamanan yang kian genting.
Di sisi lain, ancaman dari pihak eksternal terus membayangi. Israel telah mengeluarkan peringatan keras bahwa mereka tidak akan ragu untuk menargetkan pemimpin baru maupun anggota Majelis Pakar yang terlibat dalam proses pengukuhan tersebut.
Kondisi fisik Teheran sendiri saat ini masih dipenuhi kepulan asap tebal akibat hancurnya depot-depot minyak oleh serangan udara.
Meski dalam tekanan hebat, Garda Revolusi Iran menegaskan kesiapan mereka untuk terus melanjutkan konfrontasi. Mereka mengklaim memiliki cadangan rudal dan drone yang mencukupi untuk berperang selama enam bulan ke depan.
Dunia kini menanti pengumuman resmi dari Teheran yang akan menentukan arah kebijakan politik dan militer Iran di masa depan.(*)


