Berita UtamaSepakbola

Hasil Super League, Kebangkitan Persik Kediri Klasemen Degradasi Tak Berubah

×

Hasil Super League, Kebangkitan Persik Kediri Klasemen Degradasi Tak Berubah

Sebarkan artikel ini
Persik Kediri
Para pemain Persik merayakan kemenangan usai mencetak gol. foto: persik official

KITAINDONESIASATU.COM – Kemenangan Persik Kediri atas tamunya PSBS Biak 2-1 di Stadion Brawijaya menjadi momen kebangkita Macan Putih Kamis (5/3/2026) malam.

Kemenang Persik dengan poin penuh, menempatkan Macan Putih untuk mengejar ketertinggalan Bali United yang hari ini menghadapi laga melawan Arema di Kanjuruhan Malang.

Persik Kediri kini mengoleksi 29 poin berada di peringkat ke-12 selisih satu poin dengan Bali United yang mengoleksi 30 poin mendekati Arema di posisi ke-10 dengan 30 poin.

Kemenangan Persik pada pekan ke-24 ini diselamatkan kesuksesan Al Hamra Hehanussa menit ke-79 dan Muhamad Firly ke-88, sementara satu gol dari PSBS Biak diawali dari kesuksesan Ruyery Blanco menjadi gol pembuka menit ke-48.

Kemenangan kali menjadi kesuksesan besar Persik untuk kembali memperoleh poin penuh dari lawannya PSBS Biak yang diharapkan oleh Pelatih Persik Marcos Reina Torres menjadi kebangkitan untuk kembali meraih kemenangan di laga berikutnya.

Sementara PSBS Biak yang baru saja berlaga melawan Persik Kediri kembali terpuruk tidak ada perubahan berada di klasemen degradasi bersama dua tim lainnya Persis Solo dan Semen Padang menunggu di dasar klasemen Super League 2025/2026.

Terjadi persaingan ketat di klasemen degradasi, Persijap Jepara dalam laga pekan ke-24 kemarin juga gagal merah kemenangan menjamu Persis Solo 1-1 menempatkan posisi klasemen tetap di peringkat 15.

Sementara Persis Solo berada di peringkat ke-17 menambah satu poin mengangkat peringkatnya satu poin selisih gol dari Semen Padang dengan skor 17 poin.

Persaingan di papan bawah Persijap, PSBS Biak, Persis Solo dan Semen Padang pada pekan berikutnya akan tetap terjadi sangat ketat mengingat selisih poin di antara empat tim hampir berurutan selisih satu dua poin saja.

Bahkan saking ketatnya persaingan di papan bawah membawa korban dengan ‘dipecatnya’ pelatih Semen Padan Dejan Antonic yang kini langsung digantikan Imran Nahumarury. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *