KITAINDONESIASATU.COM – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, Presiden Prabowo Subianto langsung memberi instruksi tegas: jangan sampai rakyat kesulitan Bahan Bakar Minyak (BBM), Liquefied Petroleum Gas (LPG), maupun pangan.
Arahan itu disampaikan saat rapat terbatas di kompleks Istana Kepresidenan bersama Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Rabu (4/3).
“Kita harus memantau semua perkembangan kesiapan Lebaran, terutama energi. BBM nggak boleh langka, LPG juga, pangan harus aman,” ujar Bahlil usai rapat.
Dalam laporan kepada presiden, Bahlil memastikan harga energi masih dalam kategori terjangkau. Rapat tersebut menjadi tahap crosscheck terakhir untuk memastikan tak ada celah menjelang lonjakan kebutuhan Lebaran.
Dari sektor pangan, Zulkifli Hasan membawa kabar yang tak kalah penting. Stok beras nasional saat ini disebut mencapai sekitar 4 juta ton—angka yang dinilai lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Idul Fitri.
“Stok 4 juta ton, lebih dari cukup,” ujarnya.
Meski ada kekhawatiran dampak konflik Iran terhadap impor pangan dan nilai tukar rupiah, pemerintah memastikan cadangan energi dan beras nasional dalam kondisi aman. Artinya, gejolak global diklaim tak akan langsung mengganggu stabilitas dalam negeri. (*)

