HukumBerita Utama

Nyaris Lolos, OTT KPK Kejar Bupati Pekalongan hingga Tertangkap di Semarang

×

Nyaris Lolos, OTT KPK Kejar Bupati Pekalongan hingga Tertangkap di Semarang

Sebarkan artikel ini
fadia arafiq
Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq.

KITAINDONESIASATU.COM – Operasi senyap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali bikin geger. Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) dramatis yang sempat diwarnai aksi kejar-kejaran hingga hampir kehilangan jejak.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu mengungkapkan, tim awalnya bergerak di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah. Namun situasi berubah ketika target berpindah ke Semarang.

“Tim sempat hampir kehilangan yang bersangkutan,” ujar Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (4/3).

Baca Juga  Kasus Dugaan Penipuan WO Ayu Puspita Hebohkan Warganet, Korban Capai 87 Orang

Di tengah upaya pelacakan yang menegangkan, keberuntungan berpihak pada tim antirasuah. Fadia akhirnya ditemukan di sebuah stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di Semarang, Selasa (3/3) dini hari—saat mobil listriknya sedang dicas.

“Mobil listriknya lagi diisi. Di situlah ketemunya,” kata Asep.

Penangkapan ini menjadi rangkaian OTT ketujuh KPK sepanjang 2026, dan dilakukan di bulan Ramadan. Selain Fadia, KPK turut mengamankan ajudan dan orang kepercayaannya di Semarang, serta 11 orang lain dari Pekalongan.

Sehari berselang, 4 Maret 2026, KPK resmi menetapkan Fadia Arafiq sebagai tersangka tunggal dalam kasus dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing atau tenaga alih daya serta pengadaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan tahun anggaran 2023–2026. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *