KITAINDONESIASATU.COM – Ketegangan di perbatasan utara Israel kembali memanas. Kelompok bersenjata Lebanon, Hizbullah, mengklaim telah meluncurkan serangan roket dan drone ke tiga pangkalan militer di Israel utara serta wilayah Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel.
Dalam pernyataan terpisah yang dikutip kantor berita Anadolu Agency, Hizbullah menyebut aksi tersebut sebagai respons atas apa yang mereka klaim sebagai agresi Tel Aviv terhadap Lebanon.
Kelompok itu menegaskan serangan hanya menyasar target militer. Salah satu sasaran utama adalah Ramat David Airbase di Israel utara. Hizbullah mengaku mengirimkan drone kamikaze ke lokasi radar dan ruang kendali pangkalan tersebut.
Tak hanya itu, mereka juga menargetkan Pangkalan Meron, fasilitas penting untuk pengawasan dan pengendalian operasi udara Israel di wilayah utara, menggunakan kawanan drone. Hizbullah mengklaim serangan tersebut merusak salah satu radar dan bangunan komando.
Dalam operasi terpisah, kelompok itu menyatakan telah meluncurkan rentetan roket besar-besaran ke Pangkalan Nafah, markas Divisi Bashan ke-210 di Dataran Tinggi Golan.
Hingga kini, militer Israel belum memberikan pernyataan resmi terkait klaim serangan tersebut.
Situasi ini menambah daftar panjang eskalasi konflik di kawasan, dengan potensi meluasnya ketegangan di front utara Israel yang kini kembali bergolak. (Sumber: Anadolu)



