Berita UtamaSepakbola

Persijap Menunjukkan Tanda-tanda Kebangkitan, Taktik Johnny Jansen Diuji di Kandang Sendiri

×

Persijap Menunjukkan Tanda-tanda Kebangkitan, Taktik Johnny Jansen Diuji di Kandang Sendiri

Sebarkan artikel ini
Persijap vs Bali United
Mario Lemos dan Johnny Jansen (kanan)

KITAINDONESIASATU.COM – Setelah menang melawan Persebaya di pekan sebelumnya, Persijap Jepara mendapatkan tantangan baru dalam laga kandang melawan Bali United, Sabtu (28/2/2026) malam nanti.

Saat ini hingga pekan ke-23 jarak poin antar kedua tim papan tengah dan papan bawah terpaut jauh Bali United mengoleksi 29 poin du peringkat ke-11, Persijap mengantongi 18 poin.

Meski jarak keduanya jauh, performa Sedadu Tridatu dalam lima laga terakhir juga belum konsisten di jalur kemenenangan, dengan dua hasil imbang dan tiga kalah.

Di sisi lain Bali United juga memiliki percayaan diri yang baik sebab tim ini berhasil mencuri poin di kandang Bumi Kartini dengan kemenangan tipis 1-2, dapat menjadi bekal Bali United.

Pelatih Bali United, Johnny Jansen dengan optimis menetapkan meraih 3 poin di kandang sendiri untuk meningkatkan peringkat klasemen Super League dan menjauhkan dari bayangan Persik Kediri dan mengejar ketertinggalan dari Arema FC.

Sementara momentum kebangkitan ada di depan mata, akan tetapi tidak mudah karena Persijap juga Persijap yang kini hampir mampu keluar dari zona degradasi dan barusaja melumat Persebaya 3-1 akan memberikan perlawanan keras.

Perjuangan ini tentu akan terasa berbeda lantaran pada laga sebelumnya melawan Persija Jakarta tribun Stadion I Wayan Dipta tanpa kehadiran suporternya yang terus kecewa akan kekalahan dua laga kandangnya melawan Persebaya 1-3 dan melawan Persija 0-1.

Terlepas dai kekecewaan suporter Bali United duel kedua tim yang menjadi sorotan utama mengarah pada taktik antara Johnny Jansen yang menangani Bali United dengan Mario Lemos ahli strategi Persijap Jepara, keduanya hadir dengan situasi berbeda menjelang pertandingan krusial ini.

Yang perlu dicatat pada pertemua pertama musim ini Persijap mengalami kekalahan 1-0 di kandang Bumi Kartini, namun kemenangan itu diraih tidak mudah perlawanan sengit Persijap menyebabkan bermain dengan 10 pemain setelah kartu merah terhadap pemainnya Wahyudi Hamisi.

Dengan 10 pemain Persijap masih mampu melakukan perlawanan meskipun pada akhirnya harus kebobolan satu gol, kini situasi sudah berbeda, kedua tim kembali bertemu dengan performa yang tidak sama pula.

Bali United sedang bekerja keras keluar dari ten negatif sementara Persijap justru mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitannya dalam laga terakhir mampu melumat Persebaya 1-3, sebelumnya mengalahkan Madura United meskipun kemudian tak berdaya di kandang Kie Raha dengan kekalahan telak 4-0.

Optimis tinggi pelatih Mario Lemos tandang ke Gianyar Bali timnya siap tempur dengan waktu latihan yang cukup seluruh pemain dalam kondisi pria dan siap diturunkan.

Dia mengatakan persiapnnya berjalan lancar, dan berangkat ke Bali menjadi tantangan tersendiri, apalagi akhir-akhir ini timnya belum bisa mendapatkan poin ketika bermain jauh dari rumah.

Lemos mengungkapkan semua pemain dalam kondisi fit dan akan membawa 24 pemain ke Gianyar Bali dan ia memiliki seluruh pemain yang dibutuhkan dalam menghadapi laga itu. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *