KITAINDONESIASATU.COM – Akibat gampeng ambrol di pinggir Jalan Raya Ponorogo – Pacitan di Desa Kemuning, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan membuat jalur penghubung dua kabupaten ini lumpuh total sejak Jumat (27/2/2026) pai.
Ruan jalan raya itu tertimbun tanah padas dari pereng bukti di samping jalan raya ambrol kemudian menutup badan jalan hingga jalanan tak bisa dilalu kendaraan kecuali pejalan kaki.
Untuk sementara akses jalan tidak bisa dilalui kendaraan karena seluruh badan jalan tertimbun batu dan tanah padas yang diperkirakan akan bisa segera disingkirkan.
Petugas gabungan langsung turun tangan melakukan evakuasi material agar arus lalu lintas bisa segera teratasi dan bisa digunakan secara normal kembali.
Kanit Kamsel Satlantas Polres Ponorogo, Ipda Partono kepada wartawan mengatakan jika pihaknya turut membantu proses penanganan di lokasi bersama-sama jajaran Polres Pacitan dan petugas pemerintah lainnya.
Mengingat akibat tertutupnya jalan yang berdekatan dengan wilayah Ponorogo dan Pacitan itu juga akan menggangu seluruh aktivitas warga di kedua kabupaten tersebut.
Petugas dikerahkan untuk segera membantu proses evakuasi material yang memenuhi jalanan, sehingga dengan demikian arus lalu lintas bisa kembali normal jika material berhasil disingkirkan dari pinggir jalan.
Untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan kendaraan petugas kepolisian Ponorogo mensiagakan personel di sejumlah titik khususnya di simpang menuju Slahung arah perbatasan Pacitan untuk mengarahkan mencari jalur alternatif ke arah barat melalui Purwantoro.
Sementara pengguna jalan yang sudah berada di wilayah Kota Ponorogo bisa menggunakan jalur alternatif dengan menuju arah Sumoroto-Badegan-Purwantoro belok kiri ke arah wilayah Pacitan.
Hanya saja Anda perlu waspada jalur alternatif ini jalannya sangat ekstrem untuk melalui ruas jalan ini Anda bisa menanyakan warga yang ada di Purwantoro, khususnya untuk kendaraan roda empat.
Para pengendara baik yang dari wilayah Pacitan ke arah Ponorogo atau sebaliknya dari Ponorogo ke arah Pacitan agar senantiasa selalu waspada melintas di ruas jalan ini.
Kawasan ruas jalan Pacitan – Ponorogo banyak memiliki tebing yang cukup curam di sepanjang pinggir jalan yang berpotensinya terjadinya longsong apalagi jika terjadi hujan deras, pengguna jalan harus waspada.
Menurut informasi dari petugas kepolisian di Slahung Ponorogo setidaknya petugas menemukan sedikitnya 11 titik longsor di sepanjang jalan jalur wilayah Pacitan – Ponorogo, kondisi tersebut dipicu terjadinya hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pacitan dan Ponorogo bagian selatan selama dua malam terakhir.
Hingga berita ini diturunkan petugas masih melakukan pembersihan material longsor khususnya di jalur utama Pacitan Ponorogo dan masih belum bisa di lalui kendaraan bermotor. **
