Kita sering mendengar cerita tentang penyaliban Nabi Isa. Namun, menurut ajaran Islam, kisah tersebut memiliki perbedaan yang signifikan.
Al-Qur’an dengan tegas menyatakan dalam surat An-Nisa ayat 157 bahwa Nabi Isa tidaklah disalib atau dibunuh, melainkan diangkat ke langit.
Pertanyaan mengenai siapa yang sebenarnya disalib menggantikan Nabi Isa telah menjadi perdebatan panjang. Beberapa pendapat muncul, seperti Yudas Iskariot yang merupakan salah satu murid Nabi Isa yang mengkhianati-Nya.
Ada pula pendapat yang menyatakan bahwa beberapa murid Nabi Isa lainnya atau bahkan orang yang secara fisik menyerupai Nabi Isa-lah yang disalib.
Baca Juga: Inilah 5 Mukjizat Nabi Isa yang Diabadikan dalam Al-Quran
Perbedaan pendapat ini muncul karena keterbatasan informasi yang kita miliki. Al-Qur’an tidak menjelaskan secara detail siapa yang disalib. Namun, yang pasti adalah Nabi Isa tidaklah menjadi korban penyaliban tersebut.
Sebagai seorang muslim, kita wajib beriman kepada semua nabi dan rasul, termasuk Nabi Isa. Kita juga harus meyakini bahwa Nabi Isa diangkat ke langit oleh Allah SWT sebagai bentuk perlindungan dan karunia-Nya.
Meskipun terdapat perbedaan pendapat mengenai siapa yang disalib, yang terpenting adalah kita memahami bahwa Nabi Isa tidaklah mengalami penyiksaan tersebut.
Meskipun terdapat berbagai pendapat mengenai siapa yang disalib menggantikan Nabi Isa, yang pasti adalah Nabi Isa tidaklah disalib.
Sebagai seorang muslim, kita harus berpegang teguh pada ajaran Al-Qur’an dan hadis yang sahih dalam memahami peristiwa ini.






