KITAINDONESIASATU.COM – Tradisi mudik Lebaran tahun ini diprediksi akan semakin diwarnai oleh kendaraan listrik, termasuk Wuling Air ev. Meski hadir sejak 2022, mobil listrik mungil ini tetap menjadi pilihan menarik bagi pemudik jarak dekat hingga menengah berkat efisiensi biaya operasional yang sangat rendah.
Melakukan perjalanan mudik dengan Wuling Air ev menawarkan keuntungan utama berupa bebas biaya bahan bakar. Dengan tarif pengisian daya di SPKLU yang jauh lebih murah dibanding BBM, pemudik bisa menghemat anggaran perjalanan secara signifikan.
Untuk tipe Long Range, jarak tempuh hingga 300 km dalam sekali pengisian penuh cukup mumpuni untuk menjangkau kota-kota di sekitar Jakarta seperti Bandung, Cirebon, atau wilayah penyangga lainnya.
Namun, mudik dengan mobil listrik mikro memerlukan manajemen perjalanan yang matang. Pengemudi disarankan memetakan titik SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) sepanjang jalur mudik melalui aplikasi resmi. Selain itu, karena dimensi kendaraannya yang ringkas, pengaturan bagasi harus dilakukan secara efisien agar tetap nyaman.
Penggunaan roof box tambahan sering menjadi solusi bagi keluarga kecil yang ingin membawa oleh-oleh lebih banyak. Dengan kesiapan infrastruktur pengisian daya yang semakin merata di tahun 2026, mudik menggunakan Wuling Air ev bukan lagi sekadar tren, melainkan gaya hidup cerdas yang mendukung pengurangan emisi karbon selama hari raya.
Harga Wuling Air ev bekas tahun 2022 kini semakin terjangkau. Untuk tipe Standard Range, unit dibanderol sekitar Rp145 juta hingga Rp160 juta. Sementara tipe Long Range berada di kisaran Rp185 juta hingga Rp200 juta, tergantung kondisi baterai dan jarak tempuh kendaraan.(*)

