KITAINDONESIASATU.COM – Malam penuh air mata menyelimuti Allianz Stadium, Turin. Juventus harus mengubur mimpi di Liga Champions 2025/26 setelah disingkirkan secara dramatis oleh Galatasaray pada babak playoff 16 besar.
Bianconeri memang menang 3-2 pada leg kedua, namun agregat berkata lain. Wakil Turki tetap unggul 7-5 dan memastikan tiket ke fase berikutnya, sebagaimana dilansir laman resmi UEFA.
Datang dengan bekal kemenangan 5-2 di leg pertama, Galatasaray tak gentar tampil menyerang. Tekanan demi tekanan membuat laga berjalan panas sejak menit awal.
Juventus yang tertinggal agregat tampil habis-habisan. Gol pembuka lahir lewat penalti Manuel Locatelli setelah pelanggaran Lucas Torreira terhadap Khephren Thuram. Skor 1-0 bertahan hingga jeda, agregat menipis jadi 3-5.
Petaka datang di awal babak kedua. Lloyd Kelly diganjar kartu merah usai melanggar Baris Yilmaz. Bermain dengan 10 orang tak membuat Juventus menyerah. Federico Gatti menggandakan skor menit ke-70, sebelum Weston McKennie mencetak gol ketiga di menit ke-82. Stadion bergemuruh. Agregat imbang 5-5 dan laga lanjut ke extra time.
Namun di momen krusial, Galatasaray menghantam balik. Victor Osimhen mencetak gol penentu di injury time babak pertama extra time, mengembalikan keunggulan agregat tim tamu. Baris Yilmaz kemudian memastikan penderitaan Juventus lewat gol menit ke-119.
Skor akhir leg kedua 3-2 untuk Juventus, tapi agregat 7-5 untuk Galatasaray.
Hasil ini memastikan raksasa Turki melaju ke 16 besar, sementara Juventus harus angkat koper secara menyakitkan meski tampil heroik di kandang sendiri. (*)
