News

Truk Bawa Beras Masuk Jurang di Blitar, Sopir Kurang Perhitungan

×

Truk Bawa Beras Masuk Jurang di Blitar, Sopir Kurang Perhitungan

Sebarkan artikel ini
truk masuk jurang
Kondisi truk angkut beras masuk ke dalam jurang setelah gagal melaju ditanjakan. foto: radio persada fm

KITAINDONESIASATU.COM – Mengendarai kendaraan truk bermuatan penuh perlu perhitungan, jika memaksakan bisa berakibat fatal.

Seperti dalam kecelakaan tunggal di jalan tanjakkan Desa Banjarsari menuju Desa Tapak, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, Selasa (8/10/2024) siang.

Kecelakaan dialami oleh sebuah truk bermuatan beras AG 9296 UK melaju di atas jalan tanjakan hingga menabrak pengendara di belakangnya.

Sebuah sepeda motor AG 3404 RDU dikendarai seorang perempuan menjadi korban setelah truk tidak kuat menanjak di jalur alternatif kemudian mudur dan menabrak pengendara di belakangnya.

Menurut informasi yang diperoleh mengungkapkan kendaraan truk dikemudikan pria berinisial Tanuwijaya (28) warga Sanankulon, Blitar mengangkut beras melintasi jalan alternatit.

Kendaraan truk yang penuh dengan beras itu awalnya melintas dari arah Desa Tapak, Kesamben menjuju Desa Banjarsari, Selorejo, dengan melintas jalan alternatif.

Namun sesampai di jalan tanjakan jalan desa Banjarsari truk tak mampu menanjak, bahkan kendaraan berhenti dan truk kembali mundur.

Pada hal dibelakang truk ada warga berinisial Rahmania Ulfah warga Ngantang Blitar sedang mengendarai sepeda motor.

Namun truk yang berjalan mundur semakin tak terkendali hingga pengemudi panik tak mampu mengendalikan laju kendaraannya.

Karena truk mudur dengan arah yang tak terkendali, warga yang mengendarai kendaraan dibelakangnya turut panik hingga menebarak kendaraan sepeda motor itu.

Setelah menabrak pengendara sepeda motor truk semakin kencang melaju ke arah jurang hingga truk yang mengangkut beras masuk ke dalam jurang dan tertahan di sebuah kali kecil.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu, namun seorang pengendara dan pengemudi truk mengalami luka-luka.

Kasi Humas Polres Blitar, Iptu Putut, Rabu (9/10/2024) kepada wartawan di Blitar mengungkapkan kedua pengendara yang lukan sudah mendapatkan perawatan medis.

Warga dan petugas langsung melakukan evakuasi beras dari dalam jurang untuk angkut menuju tempat yang aman hingga memerlukan waktu yang cukup lama.

Sementara kendaraan truk masih berada di dalam jurang mengingat membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengevakuasi truk dari dalam jurang itu.

Petugas akan mendatangkan mobil derek untuk menarik truk dari jurang sedalam sekitar 8 meter, yang membutuhkan waktu yang cukup. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *