Berita UtamaLifestyle

Puasa dan Bau Mulut, Penyebabnya Terungkap, Begini Cara Mencegahnya

×

Puasa dan Bau Mulut, Penyebabnya Terungkap, Begini Cara Mencegahnya

Sebarkan artikel ini
IMG 20260225 043434
Kepala Unit Kesehatan IPB University, drg Titik Nurhayati, menjelaskan bau mulut saat puasa terjadi akibat berkurangnya produksi air liur sehingga bakteri di rongga mulut lebih mudah berkembang. (Kis/ist)

KITAINDONESIASATU.COM- Bau mulut kerap menjadi keluhan yang dialami masyarakat saat menjalankan ibadah puasa. Kepala Unit Kesehatan IPB University, drg Titik Nurhayati, menjelaskan bahwa kondisi tersebut umumnya dipicu oleh berkurangnya produksi air liur di dalam rongga mulut selama tubuh tidak menerima asupan makanan dan minuman dalam waktu lama.

“Bau mulut merupakan masalah umum yang dapat terjadi pada semua usia. Penyebabnya beragam, mulai dari gangguan kesehatan gigi dan mulut hingga masalah pencernaan, seperti asam lambung,” ujar drg Titik saat dikutip dalam tayangan IPB Pedia yang disiarkan melalui IPB TV di YouTube, Rabu, 25 Febuari 2026.

Ia menjelaskan, saat berpuasa tubuh tidak memperoleh asupan makanan dan minuman dalam jangka waktu tertentu. Kondisi tersebut menyebabkan mulut menjadi kering karena tidak adanya aktivitas mengunyah yang berfungsi merangsang produksi air liur. Padahal, air liur memiliki peran penting sebagai antiseptik alami yang membantu menekan pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut.

“Ketika produksi air liur berkurang, bakteri di dalam mulut dapat berkembang lebih banyak dan akhirnya menimbulkan bau mulut,” jelasnya.

Untuk mencegah kondisi tersebut, drg Titik mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kebersihan gigi dan mulut selama menjalankan ibadah puasa. Ia menekankan pentingnya menggosok gigi secara teratur minimal dua kali sehari, terutama setelah sahur dan sebelum tidur.

Baca Juga  Liga Champions; Juventus Kalahkan Manchester City 2 – 0 dan Barcelona Kandaskan Dortmund 3 - 2

“Selain menyikat gigi, berkumur dengan obat kumur juga dianjurkan karena menyikat gigi saja belum tentu membersihkan seluruh rongga mulut. Sisa makanan bisa tertinggal di sela-sela gigi dan perlu dibersihkan dengan dental floss,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar kebersihan lidah tidak diabaikan. Menurutnya, lidah dapat menjadi tempat menempelnya sisa makanan yang berpotensi menimbulkan bau tidak sedap.

Selain menjaga kebersihan mulut, konsumsi air putih yang cukup juga menjadi faktor penting. “Usahakan minum air mineral sekitar 1,5 hingga 2 liter antara waktu berbuka hingga sahur agar mulut tidak terlalu kering,” kata drg Titik.

Baca Juga  Prakiraan Cuaca Jakarta 20 Februari 2025: Berawan Sepanjang Hari

Tips lain yang disampaikan antara lain menghindari makanan beraroma tajam, memperbanyak konsumsi sayur dan buah, serta mengurangi makanan dan minuman dengan kandungan gula tinggi. Dengan menjaga pola makan dan kebersihan mulut secara konsisten, bau mulut saat puasa dapat dicegah sehingga ibadah dapat dijalani dengan lebih nyaman. (Nicko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *