KITAINDONESIASATU.COM – Memasuki malam keempat bulan suci Ramadan, antusiasme umat Muslim dalam melaksanakan ibadah salat tarawih terus terjaga. Selain sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, setiap malam di bulan Ramadan memiliki keutamaan atau fadhilah khusus yang menjadi motivasi bagi para jemaah.
Berdasarkan kitab Durratun Nasihin, keutamaan melaksanakan salat tarawih pada malam keempat sangatlah istimewa. Seseorang yang mendirikan salat tarawih di malam ini dijanjikan pahala yang sangat besar, yakni setara dengan pahala orang yang membaca kitab Taurat, Zabur, Injil, dan Al-Furqan (Al-Qur’an).
“Ini adalah bentuk kemurahan Allah SWT. Hanya dengan meluangkan waktu sejenak di malam hari, kita diberikan ganjaran seolah-olah telah mengkhatamkan empat kitab suci sekaligus,” ujar Ustadz Buchori saat memberikan kultum singkat di Masjid Al-Ihsan, Cipondoh, Kota Tangerang.
Pesan ini menjadi pengingat bagi umat Islam agar tidak mengendurkan semangat ibadahnya meskipun rasa lelah mulai terasa. Dengan memahami besarnya pahala yang ditawarkan, diharapkan masjid-masjid tetap dipenuhi jemaah yang mengejar keberkahan di awal fase pertama Ramadan ini.
Semangat “berburu” pahala ini merupakan wujud syukur atas kesempatan dipertemukannya kembali dengan bulan yang penuh ampunan.(*)




