News

Anak-Anak Gaza Menanggung Beban Terberat: Trauma, Kehilangan dan Kehancuran

×

Anak-Anak Gaza Menanggung Beban Terberat: Trauma, Kehilangan dan Kehancuran

Sebarkan artikel ini
FotoJet 1 9
Tak ada tempat aman untuk bermain bagi anak-anak di Gaza

KITAINDONESIASATU.COM – Komisaris Jenderal Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), Philippe Lazzarini, menyatakan bahwa perang yang berlangsung selama setahun telah menjadikan Jalur Gaza sebagai puing-puing dan kuburan bagi puluhan ribu orang, terutama anak-anak.

“Dalam setahun ini, keluarga-keluarga di Gaza terus menderita akibat pengungsian, penyakit, kelaparan, dan kematian yang kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari bagi dua juta orang yang terperangkap di wilayah yang terisolasi dan terus dibombardir,” ungkap Lazzarini melalui unggahan di platform X.

Dia menyoroti bahwa warga sipil di Gaza, terutama anak-anak, menjadi korban utama dari konflik tersebut.
Lebih dari 220 staf UNRWA telah tewas, menjadikannya angka kematian tertinggi dalam sejarah PBB.

Lazzarini juga menekankan bahwa seluruh anak di Gaza mengalami trauma mendalam, baik fisik maupun emosional. “Sebanyak 650.000 anak kehilangan setahun lagi pendidikan mereka. Bukannya belajar di sekolah, mereka terpaksa berjuang di antara reruntuhan dengan ketakutan dan keputusasaan.”

Dia memperingatkan bahwa tingkat kerusakan infrastruktur penting di Gaza telah mencapai titik kritis.

Lebih dari dua pertiga bangunan UNRWA hancur dan tak bisa lagi digunakan, sebagian besar kini difungsikan sebagai tempat perlindungan di bawah naungan PBB.- ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *