KITAINDONESIASATU.COM – Salah satu pemain terbaik dalam gala pesta gol Arsenal melawan Wigan Athletic 4-0 tak lepas dari peran pemain gelandang Eberechi Eze yang bermain impresif selama 90 menit.
Penamipal Eze luar biasa membuatnya bersinar hingga meraih penghargaan sebagai pemain terbaik pertandingan, sekaligus menegaskan kualitas bintan Inggris bernomor punggung 10 ini.
Dalam kemenangan telak Arsenal 4-0 atas Wigan di Piala FA meskipun banyak pemain seperti Madueke, Martinelli dan Jesus sebagai pemain pencetak gol akan tetapi mari kita fokus perhatian tertuju kepada pemain Eze.
Eberechi Eze memapu menampilkan permain berkualitas dalam laga itu hingga terpilih sebagai pemain terbaik pertandingan, merupakan bukti yang dimiliki sebagai pemain internasional Inggris.
Selama 90 menit Eze adalah penguasa bola dan kemampuannya menciptakan peluang yang luar biasa, ia pun tidak sebagai pusat perhatian, karena bertindak sebagai distribusi bola utama yang menyebabkan serangan Arsenal menjadi lancar dan tak terpridiksi.
Dari statistik memperlihatkan pemain Crystal Palace ini memiliki tingkat akurasi mencapai 92 persen dari 46/50 umpan, untuk pemain secara rutin bermain di sepertiga lapangan.
Dengan ruang terbatas ia menghadapi banyak tekanan pertahanan yang signifikan membuat skor yang diciptakan dalam laga ini sangat mengesankan.
Secara spesial ia melakukan umpan terobosan sebanyak 10 kali ke arah area berbahaya lawan hingga ia pun mampu menghasilkan 2 assis untuk gol teman satu timnya.
Ia tidak hanya memainkan peran kreatif, tetapi juga menjadi ancaman langsung yang berkonstan bagi gawang lawan, dengan 6 tembakan yang dilepas pria nomor punggung 10 ini menunjukkan kepercayaan diri dan penempatan posisi cerdas.
Meskipun ia tidak mencetak gol memiliki nilai expected assist yang tinggi hingga 0,63 mencerminkan kemampuan untuk berada di area kunci dan menciptakan peluang tinggi.
Bahkan kehadirannya di arena penalti lawan mencapai 4 sentuhan membuat pertahanan Wigan selalu siaga dan kedodoran, meski ia sebagai gelandang ia aktif berpartisipasi dalam tekel dengan 3 intersepsi sukses dan 3 perebutan bola.
Namun titik kelemahan mantan pemain Crystal Palace ini adalah duel satu lawan satu, kekalahan 6 kali dalam konfrontasi menunjukkan perlu memperkuat kebugaran fisiknya agar lebih efektif disaat dalam tekanan kuat.
Singkatnya, penampilan Eberechi Eze melawan Wigan Athletic adalah simfoni serangan yang brilian, dengan dua assist, akurasi umpan yang hampir sempurna, dan kontrol permainan yang luar biasa, ia adalah jantung dan jiwa dari sistem Arsenal. **


