KITAINDONESIASATU.COM – Bursa transfer musim panas 2026 dipastikan bakal meledak. Setelah sebelumnya Brighton dan Hove Albion sukses menjual emas lewat Moises Caicedo, kini sorotan dunia sepak bola beralih ke satu nama, yakni Carlos Baleba. Gelandang muda asal Kamerun itu mendadak jadi rebutan empat raksasa Eropa sekaligus — PSG, Chelsea, Manchester United, dan Tottenham Hotspur.
Penampilan stabil Baleba sepanjang musim 2025/2026 di American Express Stadium membuat nilai jualnya melonjak drastis. Brighton pun tidak main-main, klub berjuluk The Seagulls itu memasang banderol minimal 100 juta euro atau sekitar Rp2 triliun bagi klub mana pun yang ingin memboyongnya.
Sejumlah laporan dari Eropa menyebut PSG dan Chelsea berada di barisan paling depan. Pelatih PSG Luis Enrique disebut melihat Baleba sebagai fondasi baru lini tengah mereka. Faktor kembali ke Prancis juga menjadi daya tarik, mengingat ia pernah berkarier di Lille sebelum hijrah ke Liga Inggris.
Sementara Chelsea tetap konsisten dengan proyek pemain muda. The Blues menilai Baleba cocok untuk sistem permainan agresif mereka karena kuat dalam memutus serangan lawan sekaligus piawai mengalirkan bola.
Manchester United sebenarnya sudah lama memantau pemain 22 tahun tersebut. Bahkan kabarnya sempat ada kesepakatan personal, namun transfer gagal karena Brighton menolak menurunkan harga. Kini, kebutuhan merombak lini tengah membuat Setan Merah siap kembali bersaing meski harus menembus angka fantastis.
Di sisi lain, Tottenham masih mempertimbangkan langkah. Spurs tertarik, tetapi manajemen belum sepenuhnya yakin untuk menggelontorkan dana Rp2 triliun, kecuali mereka berhasil mengamankan tiket Liga Champions musim depan.
Sepanjang musim ini Baleba mencatat 21 penampilan (1.191 menit bermain) dengan akurasi operan 85,4 persen, 27 tekel sukses, 22 intersepsi, serta 15 kemenangan duel udara. Tak heran nilai pasarnya ditaksir mencapai 60–70 juta euro dan terus meroket.
Brighton sendiri berada di posisi nyaman karena kontrak sang pemain masih berlaku hingga 2028 plus opsi perpanjangan. Kehadiran PSG dalam perburuan diprediksi memicu perang harga besar yang bisa membuat The Seagulls kembali meraup keuntungan raksasa. (*)

