KITAINDONESIASATU.COM – Aksi nekat dan nyaris seperti adegan film kriminal terjadi di pusat Kota Makassar. Seorang perempuan berinisial S berhasil diamankan polisi setelah melakukan percobaan perampokan sekaligus membakar toko emas Logam Mulia di Jalan Somba Opu, Kecamatan Ujungpandang, Kamis (12/2).
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, mengungkapkan pelaku kini sudah berada di Mapolrestabes untuk menjalani pemeriksaan. Yang mengejutkan, pelaku merupakan seorang ibu rumah tangga berusia di atas 40 tahun.
Peristiwa bermula sekitar pukul 13.30 WITA. Pelaku datang layaknya pembeli biasa dan meminta pegawai menunjukkan berbagai jenis perhiasan emas. Setelah sejumlah emas dikumpulkan dalam satu wadah, pelaku sempat memotretnya dengan alasan ingin mengirim gambar kepada suaminya.
Namun kecurigaan mulai muncul ketika pemilik toko melarang pelaku membawa atau memotret barang terlalu lama. Saat itulah pelaku langsung menjalankan rencana jahatnya.
Ternyata sejak awal ia sudah menyiapkan botol air mineral berisi bensin. Cairan tersebut disiramkan ke etalase lalu dibakar. Api langsung menyala dan membuat para pegawai panik berhamburan keluar toko. Dalam situasi kacau itulah pelaku berusaha membawa kabur emas.
“Pelaku memang sudah merencanakan. Dia membawa bensin, lalu membakar toko supaya pegawai panik dan dia bisa mengambil emas,” jelas Arya.
Sayangnya aksi tersebut gagal total. Saat keluar dari toko, warga yang berada di sekitar lokasi langsung mengepung dan menangkap pelaku. Ia bahkan sempat diamuk massa sebelum akhirnya diamankan dan diserahkan ke polisi.
Dari tangan pelaku, polisi menemukan berbagai perhiasan emas yang sudah dimasukkan ke dalam kantong plastik bening. Nilai barang yang sempat dikumpulkan diperkirakan hampir mencapai Rp2 miliar, meski jumlah pastinya masih dihitung.
Pelaku mengaku nekat melakukan aksi tersebut karena terlilit utang. Ia disebut beraksi seorang diri tanpa komplotan dan diduga telah merencanakan perbuatannya dari jauh hari. Diketahui pelaku berasal dari Kabupaten Bantaeng dan lahir di Gowa.
Seorang saksi mata, Awal, mengatakan awalnya perempuan itu tampak seperti pembeli biasa yang meminta banyak emas sekaligus. Tak lama kemudian, tiba-tiba api muncul di atas meja etalase.
“Saya tidak lihat dia melempar, tapi sepertinya bensin langsung dinyalakan di atas meja, botol jatuh lalu api menyala,” ujarnya.
Kini polisi masih mendalami motif lengkap pelaku dan menjeratnya dengan proses hukum lebih lanjut. (*)


