KITAINDONESIASATU.COM – Kecelakaan tunggal bus pariwisata menabrak pembatas jalan hingga nyaris menghantam Gerbang Tol Waru Utama Sidoarjo-Gempol, Rabu (11/2/2026) malam pukuk 23:58 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kronologi kecelakaan cukup dramatis membuat 45 penumpang bus dan para penjaga gerbang di tol Waru, Kabupaten Sidoarjo sempat panik.
Peristiwa maut itu sempat membuat ruas jalan tol macet cukup parah karena posisi bus melintang di depan pintu gerbang, namun tidak lama kemudian arus lalu lintas menjadi lancar.
Petugas polisi yang datang melakukan pengamanan serta mengevakuasi sejumlah penumpang yang ada di dalam bus akibat bus terguling dan miring di depan gerbang tol.
Menurut informasi dari Kanit PJR II Ditlantas Polda Jatim, AKP Mulyani, Kamis (12/2/2026) mengungkapkan peristiwa terjadi pada malam haru dan langsung dilakukan penanganan oleh Polrestabes Surabaya.
Terkait penyebab kecelakaan tersebut hingga saat ini polisi masih melakukan pendalamanan diduga kecelakaan terjadi akibat gangguan sistem pengereman bus.
Menurut keterangan bus pariwisata Bali Kayana dikemudikan Satriya Wahyu Purnama (25) warga Grobogan, Jawa Tengah melaju dari arah barat tujuan ke Bali.
Kendaraan mengangkut 45 penumpang para pekerja dalam perjalanan dari Purwodadi, Jawa Tengah ke arah tujuan Pulau Bali, berangkat sekitar 13:00 WIB.
Sebelum terjadi kecelakan rombongan bus wisata ini sempat beristirahat sekali di wilayah Babat, Lamongan kemudian melanjutkan perjalanan ke arah timur melintas tol Waru Sidoarjo.
Kendaraan melaju hendak masuk ke Gerbang Tol Waru diduga tiba-tiba fungsi pengereman tak bisa digunakan hingga kendaraan melaju tak terkendali hingga menabrak pembatas jalan hingga terguling di depan pintu Gerbang Tol Waru Sidoarjo.
Menurut informasi terdapat 15 korban hingga Kamis (12/2/2026) masih mendapat perawatan di RS Delta Surya Sidoarjo, sementara sebanyak 6 korban luka menjalani perawatan lebih intensi lantara mengalami luka berat.
Diinformasikan Humas RS Delta Surya, Nurul mengungkapkan para korban kecelakaan bus di Gerbang Tol Waru Utama kebanyakan penumpang mengalami luka terbuka.
Para korban mengalami patah tulang, cedera otak ringan, mengalami trauma toraks dan perut akibat benturan yang terjadi, mengingat bus sebelum berhenti sempat terguling-guling di depan gerbang tol sebelum akhirnya berhenti dengan posisi miring. **



