Advertorial

Ratusan Penyandang Disabilitas Mantapkan Dukungan untuk Rena-Teddy, Harapkan Kota Bogor Lebih Inklusif

×

Ratusan Penyandang Disabilitas Mantapkan Dukungan untuk Rena-Teddy, Harapkan Kota Bogor Lebih Inklusif

Sebarkan artikel ini
penyandang disabilitas
Pertemuan ini menyoroti harapan besar dari penyandang disabilitas agar suara mereka didengar dan diakomodasi oleh calon pemimpin seperti Rena-Teddy. (KIS/NICKO)

KITAINDONESIASATU.COM – Sebanyak 150 penyandang disabilitas menyatakan dukungan mereka kepada pasangan calon walikota dan wakil walikota Bogor nomor urut 4, Rena Da Frina dan Teddy Risandi.

Dukungan ini disampaikan dalam pertemuan yang penuh harapan di Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, yang berlangsung kemarin.

Para peserta, dengan semangat yang luar biasa, menyampaikan harapan besar agar Rena-Teddy memperjuangkan hak-hak mereka jika terpilih. Salah satu penyandang tuna wicara, Iman, mengungkapkan semangatnya dalam mendukung paslon ini.

“Walaupun kami memiliki keterbatasan, kami selalu semangat mendukung paslon nomor 4. Kami berharap, jika terpilih, kami akan mendapatkan hak yang sama dengan warga lainnya,” ujar Iman yang disampaikan melalui aktivis pendamping, Mustar Bonaventura.

Senada dengan Iman, Hilda, penyandang bisu tuli, merasa sangat senang bisa bertemu langsung dengan calon yang ia dukung. “Kami berharap paslon ini lebih memperhatikan penyandang disabilitas karena selama ini perhatian dari pemerintah daerah masih kurang maksimal,” ujarnya melalui bahasa isyarat.

Ia juga berharap agar Rena-Teddy bisa mengupayakan dukungan modal usaha untuk penyandang disabilitas.

Dalam pertemuan itu, para peserta turut menyoroti pentingnya penerapan Perda Nomor 2 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Penyandang Disabilitas. Salah seorang peserta menyebutkan bahwa hingga saat ini masih belum ada peraturan wali kota sebagai payung hukum tindak lanjut dari perda tersebut. Mereka berharap paslon Rena-Teddy bisa segera mewujudkannya jika terpilih.

Rena Da Frina, merespons penuh perhatian setiap aspirasi yang disampaikan. Ia mengakui bahwa infrastruktur di Kota Bogor masih perlu diperbaiki agar lebih ramah bagi penyandang disabilitas, mulai dari trotoar yang sempit hingga akses publik lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *