KITAINDONESIASATU.COM – Bumil, hati-hati! Masa kehamilan dan nifas ternyata adalah periode kritis di mana seorang wanita menjadi sangat rentan mengalami stroke saat hamil.
American Heart Association (AHA) memperingatkan, kondisi darurat medis ini bisa mengancam nyawa ibu dan janin.
Perubahan drastis secara hormonal dan fisik diduga menjadi pemicu utama meningkatnya kerentanan ini, membuat pencegahan stroke pada ibu hamil usia lanjut dan yang berisiko tinggi menjadi kunci utama.
Mengapa risiko melonjak? Dokter menjelaskan, tubuh ibu hamil mengalami revolusi dalam hal sirkulasi darah, tekanan darah, dan kemampuan pembekuan darah.
Perubahan inilah yang bisa menjadi “bahan bakar” untuk munculnya stroke saat hamil. Risiko ini terutama mengintai di trimester ketiga dan dalam 12 minggu setelah persalinan.
Penting untuk mengenali faktor risiko stroke ibu hamil sejak dini agar bisa waspada.





