KITAINDONESIASATU.COM – Pemain timnas Indonesia, Shayne Pattynama, menyuarakan harapan besar agar gelombang prestasi yang tengah ditorehkan futsal Indonesia di level Asia bisa menular ke sepak bola nasional. Ia menilai keberhasilan futsal menembus panggung tertinggi Asia menjadi sinyal positif bagi kebangkitan olahraga si kulit bundar tanah air.
Timnas futsal Indonesia memang tengah berada di puncak euforia. Di Piala Asia Futsal 2026, skuad asuhan Hector Souto menorehkan sejarah beruntun: untuk pertama kalinya lolos ke semifinal pada Selasa (3/2), lalu kembali mencatatkan rekor baru dengan melangkah ke partai final pada Kamis (5/2).
Shayne turut merasakan langsung atmosfer bersejarah tersebut. Ia hadir di Indonesia Arena, Jakarta, menyaksikan kemenangan dramatis Indonesia 5-3 atas Jepang di semifinal. Menurutnya, dukungan suporter menjadi faktor pembeda yang luar biasa. Ia menggambarkan kehadiran publik sebagai pemain tambahan yang terus mendorong semangat tim sepanjang pertandingan.
Di level Asia, Shayne mengaku punya pengalaman tersendiri menghadapi Jepang bersama timnas sepak bola Indonesia. Ia pernah turun bermain dalam laga putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, meski harus menelan kekalahan telak. Namun, ia menilai pengalaman tersebut menjadi pembelajaran berharga, terlebih melihat bagaimana futsal Indonesia justru mampu menyingkirkan Jepang di turnamen Asia.
Kini, sejarah lain berpeluang tercipta. Pada Sabtu (7/2) malam, Indonesia akan menantang juara bertahan Iran di final Piala Asia Futsal 2026. Iran dikenal sebagai raja futsal Asia dengan koleksi 13 gelar juara, namun Shayne yakin Indonesia punya peluang untuk menciptakan kejutan terbesar.
Bek kiri berusia 27 tahun itu mengaku telah dua kali menyaksikan langsung perjuangan skuad futsal Indonesia. Ia pun berharap perjuangan tersebut berbuah manis dengan trofi juara.
“Semoga bukan hanya tampil di final, tapi juga memenangkannya. Itu akan menjadi momen yang sangat luar biasa,” ujar Shayne penuh optimisme. (*)


