Berita UtamaNews

Bocah 8 Tahun Hanyut di Sungai Cisadane Bogor Ditemukan Wafat Setelah 15 Jam Pencarian

×

Bocah 8 Tahun Hanyut di Sungai Cisadane Bogor Ditemukan Wafat Setelah 15 Jam Pencarian

Sebarkan artikel ini
IMG 20260204 WA0058
Titik lokasi kejadian di Sungai Cisadane, wilayah Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat, tempat Muhammad Dirga (8) dilaporkan hanyut. (Kis/ist)

KITAINDONESIASATU.COM- Pencarian terhadap Muhammad Dirga (8), bocah yang dilaporkan hanyut di Sungai Cisadane, Bogor Barat, akhirnya berujung duka. Setelah 15 jam pencarian intensif oleh tim SAR gabungan, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu 4 Febuari 2026 pukul 09.20 WIB di sekitar Jembatan Darul Quran, sekitar 1,7 kilometer dari lokasi awal kejadian.

Peristiwa nahas itu terjadi di wilayah Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat, pada Selasa 3 Febuari 2026 sore, kemarin. Korban diketahui hanyut saat beraktivitas bersama kakaknya di sekitar aliran Sungai Cisadane.

Usai ditemukan, jenazah Muhammad Dirga langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di RT 03/01, Kelurahan Gunung Batu, Kecamatan Bogor Barat, untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Rasa duka mendalam disampaikan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, secara langsung mendatangi rumah duka untuk bertakziah dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Didampingi petugas SAR gabungan dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, Jenal Mutaqin bertemu dengan kedua orang tua almarhum serta kakak korban yang menjadi saksi saat kejadian hanyutnya bocah laki-laki tersebut.

Dalam kesempatan itu, Jenal Mutaqin mengungkapkan pesan terakhir yang sempat disampaikan almarhum kepada ayahnya sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi.

“Ada sebuah pesan singkat yang disampaikan almarhum kepada ayahnya. Karena tanggal 16 ini Dirga berulang tahun dan ingin meminta uang Rp150 ribu kepada sang ayah untuk mentraktir ibunya,” cerita Jenal Mutaqin usai mengunjungi rumah duka.

Selain menyampaikan duka, Jenal Mutaqin juga mengapresiasi kerja keras para relawan dan tim SAR gabungan yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi korban.

Ia menyebut upaya pencarian sempat menghadapi kendala akibat derasnya aliran Sungai Cisadane.

Kehadiran relawan, menurut Jenal Mutaqin, sangat membantu pemerintah dalam penanganan kejadian darurat maupun kebencanaan yang melibatkan warga.

“Almarhum ditemukan di dekat Jembatan Darul Quran yang jaraknya sekitar 1,7 kilometer dari lokasi almarhum beraktivitas bersama kakaknya. Saya mewakili Pemkot Bogor mengucapkan duka sedalam-dalamnya,” tutur Jenal Mutaqin. (Nicko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *