KITAINDDONESIASATU.COM – Kemdikbudristek melalui Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV pada hari Minggu dan Senin, tanggal 29 dan 30 September 2024 telah melakukan investigasi atas keberadaan UIPM di Plaza Summarecon Bekasi, Kota Bekasi.
Namun, Tim Investigasi tidak menemukan ada aktivitas operasional perguruan tinggi maupun perkantoran UIPM.
“Namun, Tim Investigasi tidak menemukan ada aktivitas operasional perguruan tinggi maupun perkantoran UIPM. Hasil investigasi juga menunjukkan bahwa UIPM belum memiliki izin operasional di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Dirjen Diktiristek, Abdul Haris. dalam keterangannya, Minggu, 6 Oktober 2024.
Oleh karena itu, Ditjen Diktiristek sudah berkoordinasi dengan Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemdikbudristek afar menindaklanjuti temuan Tim Investigasi LLDIKTI Wilayah IV terkait keberadaan dan perizinan UIPM.
Jika Universal Institute of Professional Management (UIPM) tidak memiliki izin operasional di Indonesia, maka gelar Doctor Honoris Causa yang diterima Raffi Ahmad tidak akan diakui oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Menurut Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012, gelar akademik dari institusi tanpa izin tidak sah secara hukum.
Kemendikbud juga menyatakan akan mengambil tindakan tegas jika ditemukan pelanggaran terkait status UIPM.
UIPM (Universal Institute of Professional Management) memiliki kampus di Thailand, dan gelar Doctor Honoris Causa yang diberikan kepada Raffi Ahmad berasal dari UIPM Thailand.
Namun, UIPM di Indonesia tidak memiliki izin operasional dan tidak berizin untuk beroperasi di Indonesia, sehingga gelar tersebut tidak diakui oleh Kemendikbudristek123.
UIPM di Thailand, meskipun memberikan gelar kehormatan, tetap harus dipertimbangkan apakah mereka memenuhi standar dan persyaratan yang berlaku di negara tersebut.
Namun, informasi yang tersedia tidak menyebutkan UIPM Thailand memiliki izin operasional di Indonesia atau di negara lain yang relevan dengan standar internasional yang diterapkan oleh UNESCO melalui EDEN (European Distance and E-Learning Network).*
