Berita Utama

Isu Reshuffle Kabinet: Budi Djiwandono Masuk Bursa, Sugiono Dikabarkan Geser Posisi

×

Isu Reshuffle Kabinet: Budi Djiwandono Masuk Bursa, Sugiono Dikabarkan Geser Posisi

Sebarkan artikel ini
budisatrio
ketua fraksi gerindra dpr, budisatro djiwandono. -Ist-

KITAINDONESIASATU.COM – Isu perombakan kabinet atau reshuffle jilid 5 di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto semakin menguat pada Rabu, 28 Januari 2026. Kabar ini mencuat seiring dengan adanya kekosongan jabatan Wakil Menteri Keuangan setelah Thomas Djiwandono resmi mengundurkan diri untuk mengemban tugas baru sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).

Bursa calon menteri mulai memanas dengan munculnya nama Budi Djiwandono yang santer dikabarkan akan mengisi posisi Menteri Luar Negeri. Jika rumor ini terwujud, Sugiono yang saat ini menjabat sebagai Menlu diprediksi akan digeser menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), menggantikan Pratikno.

Sementara itu, posisi lowong Wamenkeu dikabarkan akan diisi oleh Juda Agung yang dinilai memiliki rekam jejak kuat di sektor moneter.

Meski daftar nama menteri yang akan diganti telah beredar luas di media sosial, pihak Istana melalui Sekretariat Kabinet belum memberikan pengumuman resmi. Namun, Presiden Prabowo dijadwalkan melantik sejumlah pejabat negara di Istana Negara hari ini, yang memperkuat sinyal adanya penataan ulang struktur Kabinet Merah Putih.

Langkah ini dipandang sebagai upaya evaluasi kinerja tahun pertama guna mempercepat program strategis nasional seperti swasembada pangan dan energi.

Berikut daftar 7 nama menteri/anggota kabinet yang dikabarkan akan direshuffle, yang beredar di media sosial yakni: Menko PMK Pratikno , Menlu Sugiono, Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono, Kepala KSP Muhammad Qodari, Menkominfo Meutya Hafid, Menteri HAM Natalius Pigai dan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri.

Kepada wartawan Sugiono hanya tertawa saat dimintai komentarnya terkait reshuffle kabinet. “Saya belum mendengar rencana ini,” katanya dikutip Rabu 28 Januari 2026. (*)



    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *