KITAINDONESIASATU.COM – Kabar terbaru soal banjir Jakarta mulai memberi sedikit kelegaan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memastikan genangan di sebagian besar wilayah Ibu Kota berangsur surut, meski hingga Selasa (13/1) pagi masih menyisakan 28 rukun tetangga (RT) dan enam ruas jalan yang tergenang air.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengungkapkan ketinggian air di lokasi terdampak kini berada di kisaran 10 hingga 60 sentimeter.
“Jumlah wilayah tergenang terus menurun. Dari semula 63 RT pada Senin malam, kini tinggal 28 RT yang masih terdampak,” ujarnya.
Tak hanya permukiman warga, genangan juga masih melumpuhkan enam ruas jalan utama, dengan ketinggian air rata-rata sekitar 10–40 sentimeter, sehingga pengendara diimbau tetap waspada.
Merespons situasi tersebut, BPBD DKI Jakarta langsung mengerahkan personel ke lapangan untuk memantau kondisi genangan sekaligus berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan guna melakukan penyedotan air secara intensif.
“Kami pastikan seluruh saluran air berfungsi optimal agar genangan bisa cepat surut,” kata Yohan.
Sebaran Wilayah Tergenang:
Jakarta Barat – 9 RT
- Tegal Alur: 5 RT (30–35 cm)
- Kedoya Selatan: 4 RT (30 cm)
Jakarta Utara – 19 RT
- Cilincing: 1 RT (20 cm)
- Kalibaru: 1 RT (30 cm)
- Semper Barat: 3 RT (30–60 cm)
- Sukapura: 1 RT (50 cm)
- Lagoa: 2 RT (10–15 cm)
- Kebon Bawang: 5 RT (50–60 cm)
- Tanjung Priok: 1 RT (25 cm)
- Warakas: 5 RT (35 cm)
Ruas Jalan yang Masih Tergenang:
- Jalan Swasembada Raya, Kebon Bawang (10 cm)
- Jalan Kampung Bahari, Tanjung Priok (30 cm)
- Jalan Gunung Sahari, Pademangan Barat (15 cm)
- Jalan RE Martadinata, depan Stasiun Ancol (30 cm)
- Jalan Syech Nawawi Al Bantani, Semper Barat (40 cm)
- Jalan Muara Baru, Pluit Sea View (10 cm). (*)



