KITAINDONESIASATU.COM – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Pati sejak Sabtu malam hingga Minggu siang (11/01/2026) menyebabkan sejumlah sungai meluap. Akibatnya, beberapa desa di wilayah tersebut terendam banjir dengan ketinggian air yang bervariasi antara 30 hingga 80 sentimeter.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, ada ratusan rumah di 43 desa yang terdampak banjir. Dari jumlah tersebut wilayah terdampak paling parah meliputi Desa Doropayung di Kecamatan Juwana serta Desa Mintobasuki dan Desa Banjarsari di Kecamatan Gabus.
Luapan Sungai Silugonggo ditengarai menjadi penyebab utama air masuk ke permukiman warga dan memutus akses jalan antardesa. Selain merendam ratusan rumah, banjir kali ini juga menggenangi puluhan hektare sawah yang baru saja ditanami, sehingga mengancam para petani dengan risiko gagal panen.
Banjir juga menimpah warga Kelurahan Kalidoro, Pati Kota. Warga tidak menduga banjir yang berasal dari luapan Kalidoro tersebut masuk ke rumah mereka dengan cepat. “Hujannya sangat deras dan lama hingga menggenangi Sungai Kalidoro dan masuk ke rumah warga,” kata Anjar, warga Kalidoro.
Petugas BPBD bersama TNI dan Polri telah disiagakan di lokasi terdampak banjir besar untuk membantu evakuasi warga kelompok rentan, seperti lansia dan anak-anak. Hingga berita ini diturunkan, cuaca di wilayah Pati masih terpantau mendung pekat dengan potensi hujan susulan yang cukup tinggi.
Masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran sungai diimbau untuk tetap waspada dan segera mengungsi ke titik aman jika debit air terus mengalami peningkatan signifikan guna menghindari jatuhnya korban jiwa.(*)


