KITAINDONESIASATU.COM – Sebuah tonjolan kecil yang sebelumnya luput dari perhatian pada tulang kaki fosil kera berusia sekitar 7 juta tahun mengindikasikan bahwa makhluk tersebut telah berjalan tegak dengan dua kaki saat berada di darat.
Temuan ini diungkap dalam riset terbaru yang dipublikasikan pada 2 Januari di jurnal Science Advances.
Tonjolan tersebut dikenal sebagai tuberkel femoralis, struktur yang selama ini hanya ditemukan pada garis evolusi manusia.
Kehadirannya pada fosil Sahelanthropus tchadensis memperkuat dugaan bahwa spesies ini merupakan hominin paling awal yang diketahui sejauh ini.
Dalam ilmu paleoantropologi, hominin merujuk pada kelompok yang muncul setelah garis keturunan manusia berpisah dari simpanse dan bonobo, dengan ciri utama kemampuan berjalan tegak.
Penulis utama penelitian, Scott A. Williams dari Universitas New York, menyebut benjolan kecil ini sebagai bukti kunci.


