Berita Utama

Viral di Medsos, Bali Terpantau “Sepi” di Penghujung Tahun 2025

×

Viral di Medsos, Bali Terpantau “Sepi” di Penghujung Tahun 2025

Sebarkan artikel ini
sepi2
penumpang pesawat menuju bali terlihat sepi saat libur akhir tahun 2025. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Jagat media sosial tengah dihebohkan oleh unggahan sejumlah wisatawan yang menunjukkan kondisi beberapa titik populer di Bali yang tampak lebih lengang dibandingkan musim libur akhir tahun sebelumnya.

Narasi mengenai “Bali Sepi” menjadi perbincangan hangat, mengingat biasanya Pulau Dewata mengalami kemacetan parah dan kepadatan wisatawan setiap bulan Desember. Pengunggah video menyebut Bandara Bali juga sepi dan pesawat yang ditumpangi hanya berisi 33 penumpang ke Bali padahal berbadan jumbo.

Menanggapi fenomena tersebut, pengamat pariwisata Gifari Fahrezi menilai ada beberapa faktor yang memicu pergeseran ini. Pertama, peningkatan biaya tiket pesawat domestik dan pemberlakuan pajak turis asing yang lebih ketat disebut membuat wisatawan mulai melirik destinasi alternatif seperti Labuan Bajo atau Thailand.

“Selain itu, tren “slow tourism” membuat banyak pelancong menghindari pusat keramaian seperti Kuta dan Canggu, lalu beralih ke wilayah Bali Utara atau Timur yang lebih tenang,” katanya kepada kitaindonesiasatu.com, Kamis 1 Januari 2025.

Namun, Gubernur Bali I Wayan Koster memberikan klarifikasi berbeda. Pihaknya menyebut bahwa angka kunjungan sebenarnya tetap tinggi, namun distribusi wisatawan kini lebih merata berkat perbaikan infrastruktur jalan.

“Bukan sepi, tapi tidak lagi menumpuk di satu titik. Wisatawan kini lebih menyebar ke pelosok desa wisata,” katanya.

Meskipun beberapa kafe di kawasan Seminyak terlihat tidak sepadat biasanya, okupansi hotel berbintang tetap menyentuh angka 85 persen. Fenomena ini menjadi pengingat bagi pelaku industri kreatif di Bali untuk terus berinovasi agar tetap kompetitif di tengah perubahan selera pasar global.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *