KITAINDONESIASATU.COM – Pimpinan MPR periode 2024-2029 dari unsur DPD RI, Abcandra Muhammad Akbar Supratman, adalah putra dari Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas.
Abcandra terpilih sebagai anggota DPD RI yang mewakili Sulawesi Tengah, daerah asal keluarganya.
Ia menyelesaikan pendidikan menengah di Jubilee Senior High School Jakarta pada tahun 2016. Ia kemudian melanjutkan studi di Universitas Trisakti dan lulus pada 2022.
Di bidang organisasi, Abcandra aktif sebagai kader di PC Tidar Jakarta Pusat (2018-2020) dan menjabat sebagai Ketua Umum Permuda Sulteng (2019-2021).
Ia juga menjabat sebagai Sekretaris di SAPMA PP PW DKI Jakarta dan KNPI DKI Jakarta (2019-2024). Meskipun berkarir di berbagai organisasi kepemudaan di Jakarta, ia memiliki keinginan kuat untuk berkontribusi di daerah kelahirannya.
Mengandalkan Kekuatan Jejaring
Abcandra Muhammad Akbar Supratman, yang lahir pada 1 Oktober 1998, memiliki tekad yang kuat untuk berkontribusi di daerah asalnya meskipun telah berpengalaman dalam berbagai organisasi kepemudaan di Jakarta.
“Orang tua awalnya mendorong saya untuk maju dalam kontestasi Pilkada Toli-Toli 2024 dan ada tawaran untuk menjadi calon senator dari DKI Jakarta. Namun, saya memilih untuk membangun daerah sekaligus menjadi jembatan bagi masyarakat Sulawesi Tengah,” ungkap Akbar.
Sebagai anak pertama dari Supratman Andi Agtas dan Idayanti Pandan, Akbar tumbuh dengan latar belakang yang kuat.
Ayahnya adalah anggota dan ketua badan legislasi DPR RI, sedangkan ibunya berprofesi sebagai notaris.
Meski berasal dari keluarga berpengaruh, Akbar menegaskan bahwa ia tidak ingin hanya mengandalkan nama besar ayahnya, meskipun dukungan yang didapat juga berkat reputasi ayahnya di dunia politik.
Akbar memilih untuk tidak terlibat dalam organisasi kepemudaan di Sulawesi Tengah agar generasi muda di sana memiliki ruang dan kesempatan untuk mengekspresikan diri.
Ia percaya bahwa dirinya dan generasi muda lainnya memiliki potensi politik yang setara. Salah satu motivasinya untuk menjadi senator adalah membangun jaringan yang kuat dari tingkat lokal hingga internasional, mengingat potensi daerah yang sulit menembus pasar nasional maupun global.
Meskipun tidak memiliki jabatan resmi untuk mempromosikan daerah, Akbar membuktikan kemampuan jejaringnya melalui pengalamannya di Jakarta.
Salah satu contohnya adalah saat Elon Musk mengenakan batik Bomba, kain tenun khas Sulteng, dalam agenda Business 20 Summit Indonesia. Akbar berhasil menghubungkan produk lokal ini dengan Musk melalui seorang senior.
Kekuatan jejaring Akbar juga terlihat saat ia mampu dengan mudah mengatur pertemuan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo, yang berkolaborasi dengan KONI Sulteng untuk membangun olahraga di daerah tersebut.
Nizar Rahmatu, Ketua KONI Sulteng, menyebut keberhasilan Akbar berkiprah di berbagai organisasi kepemudaan di Jakarta adalah sesuatu yang luar biasa bagi generasi muda.
Selain aktif di bidang kepemudaan, Akbar juga mendukung industri kreatif lokal, seperti dengan membeli dua gitar buatan seorang pengrajin lokal dan mengirimkannya kepada musisi ternama. Ia juga terlibat dalam kegiatan sosial melalui Andi Agtas Foundation, di mana ia menjadi dewan pengawas.
Dukungan terhadap Akbar terus mengalir, termasuk harapan dari Adin, seorang peserta dialog, yang mendorongnya untuk mengejar posisi gubernur. Warga Tatura Selatan, Thalib Pasande, juga mendukung Akbar dan berharap ia memperhatikan budaya lokal yang mulai tergerus zaman.
Sejumlah tokoh, termasuk Wakil Wali Kota Palu dan bupati setempat, turut memberikan dukungan kepada Akbar, menunjukkan kekuatan jejaring dan karismanya.
Dukungan publik terhadap Akbar terlihat sejak ia mendaftar sebagai calon senator daerah pemilihan Sulawesi Tengah pada 12 Mei 2023, di mana ia berhasil mengumpulkan 3.247 dukungan dari total minimal 2.000 pemilih.
Kehadiran berbagai kalangan dalam acara dialog yang disponsori oleh Akbar menjadi bukti bahwa generasi muda Sulteng memiliki peluang yang sama untuk menduduki jabatan politik tingkat nasional. Dukungan dari elite hingga masyarakat biasa menegaskan daya tarik Akbar di mata publik.- ***

