KITAINDONESIASATU.COM – Interceptor terbaru yang dikirim oleh Amerika Serikat untuk memperkuat pertahanan Israel adalah sistem pencegat rudal hipersonik bernama Sky Sonic.
Sistem ini dirancang untuk menghadapi ancaman rudal hipersonik yang sulit dilacak dan dicegat, dengan kemampuan manuver yang tinggi dan akurasi prediksi lintasan yang canggih.
Selain itu, Angkatan Laut AS juga terlibat dalam operasi ini dengan menembakkan interceptor untuk mencegat misil Iran yang menuju Israel.
Interceptor Sky Sonic yang dikembangkan oleh Rafael merupakan terobosan dalam pertahanan terhadap rudal hipersonik.
Berikut adalah beberapa kemampuan utama dari Sky Sonic:
Maneuverabilitas Tinggi
Sky Sonic mampu menetralkan rudal hipersonik yang dapat bergerak sepuluh kali lebih cepat dari suara, dengan akurasi dan stealth yang luar biasa.
Peluncuran Dua Tahap
Interceptor ini dirancang dengan sistem peluncuran vertikal yang memungkinkan akselerasi tinggi untuk mencapai ketinggian yang diperlukan sebelum memisahkan kendaraan pembunuh untuk intercept lebih lanjut.
Sistem Peringatan Dini
Sky Sonic dapat terintegrasi dengan sistem sensor dan manajemen pertempuran yang ada, meningkatkan efektivitas deteksi dan pelacakan ancaman.
Kemampuan Menghadapi Ancaman Mengubah Arah
Berbeda dari sistem sebelumnya, Sky Sonic dirancang untuk mengejar dan menetralkan rudal hipersonik yang dapat mengubah lintasan selama penerbangan.
Dengan kemampuan ini, Sky Sonic diharapkan dapat memperkuat pertahanan Israel terhadap ancaman baru yang muncul dari teknologi rudal hipersonik.*





