Kesehatan

Dari 68 Posyandu, Enam Titik Jadi Percontohan Posyandu 6 SPM di Kota Bogor

×

Dari 68 Posyandu, Enam Titik Jadi Percontohan Posyandu 6 SPM di Kota Bogor

Sebarkan artikel ini
IMG 20251219 WA0031 scaled
Yantie Rachim saat memberikan arahan kepada para Ketua Posyandu se-Kota Bogor dalam Rapat Koordinasi Posyandu, mendorong penguatan layanan Posyandu 6 SPM di setiap kecamatan. (Kis/ist)

KITAINDONESIASATU.COM- Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Bogor, Yantie Rachim, secara resmi membuka rapat koordinasi (rakor) bersama para Ketua Posyandu se-Kota Bogor. Yantie Rachim mengungkapkan bahwa rakor ini wujud nyata sinergi lintas sektor dalam mengawal transformasi Posyandu menuju Posyandu 6 SPM.

“Hari ini kita melaksanakan rapat koordinasi daerah pertama sebagai wujud nyata sinergi lintas sektor dalam mengawal transformasi Posyandu menuju Posyandu 6 SPM. Sebagai langkah awal implementasi, telah ditetapkan Posyandu 6 SPM di setiap kecamatan,” kata Yantie Rachim di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Kamis 18 Desember 2025.

Ia menjelaskan bahwa, di Kota Bogor terdapat 68 Posyandu yang tersebar di 68 kelurahan pada enam kecamatan. Dari 68 Posyandu tersebut, telah dipilih enam Posyandu sebagai pilot project atau percontohan penerapan model pelayanan Posyandu 6 SPM.

Keenam Posyandu tersebut adalah Posyandu Nusa Indah RW 08, Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara; Posyandu Bunga Harapan 2, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur; Posyandu Lestari, Kelurahan Lawang Gintung, Kecamatan Bogor Selatan; Posyandu Wijaya Kusuma, Kelurahan Kebonpedes, Kecamatan Tanah Sareal; Posyandu Anggrek Merah, Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah; serta Posyandu Teratai, Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat.

“Sebagai Ketua Tim Pembina Posyandu Tingkat Kota Bogor, saya berharap agar enam Posyandu ini dapat menjadi contoh bagi 62 Posyandu lainnya untuk melaksanakan Hari Buka Posyandu 6 SPM, sehingga seluruh Posyandu di Kota Bogor dapat bertransformasi menjadi Posyandu 6 SPM, dengan kader yang terampil dalam melayani masyarakat serta pencatatan pelayanan Posyandu,” ujar Yantie Rachim.

Yantie Rachim juga mengajak seluruh unsur yang tergabung dalam Tim Pembina Posyandu untuk terus memperkuat koordinasi dan kerja sama dalam pelayanan Posyandu 6 SPM.

Selain itu, kepada para kader Posyandu, Yantie Rachim memberikan motivasi agar terus bersemangat melaksanakan Posyandu 6 SPM serta tidak lupa melakukan pencatatan pelayanan agar tersimpan, terdokumentasi, dan terlapor secara berjenjang.

“Melalui kerja sama yang erat, kita dapat mewujudkan Posyandu sebagai pusat pelayanan publik yang terintegrasi, efisien, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat di Kota Bogor,” tegas Yantie. (Nicko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *