NewsBerita Utama

Tagihan Menumpuk Rp400 Juta Belum Dibayar, Ribuan Pelajar di Ngawi Tidak Mendapat MBG

×

Tagihan Menumpuk Rp400 Juta Belum Dibayar, Ribuan Pelajar di Ngawi Tidak Mendapat MBG

Sebarkan artikel ini
Menu MBG. (Ist)
Menu MBG

KITAINDONESIASATU.COM – Ribuan pelajar SD, SMP dan SMA hingga SMK hari-hari ini tidak mendapatkan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (18/12/2025).

Program MBG di Ngawi tersebut berhenti total sejak Senin (15/12/2025) akibat pencairan anggaran operasional dari Badan Gizi Nasional (BGN) tidak lancar.

Dampaknya Dapur Satuan Layanan Pemenuhan Gizi (SPPG) juga menutup operasionalnya karena tagihan telah menumpuk hingga Rp400 juta belum dibayarkan oleh pemerintah.

Seperti dialami SPPG Dahlia Desa Kandangan, Kecamatan Ngawi Kota yang menjadi penyedia 16 lembaga pendidikan TK, SD, SMP dan setingkat SMK menghentikan operasionalnya.

Dari dapur ini SPPG Dahlia ini setiap harinya harus menyiapkan menu MBG untuk kebutuhan pelajar sebanyak 2.463 porsi, karena program MBG tidak beroperasional mereka kembali membawa bekal dari rumah atau membeli di kantin sekolah.

Kepala SPPG Dahlian Kandangan, Erfanto Hanny Setyo kepada wartawan menjelaskan ini merupakan keputusan berat karena biaya operasioal SPPG sangat tinggi setiap hari bisa mencapai Rp25 juta.

Maka dari jumlah operasional sebesar itu jika tidak ada kucuran sama sekali dari pemerintah tentu akan mempengaruhi perputaran keuangan dapur operasional.

Erfanto menjelaskan jika dana dari pusat belum cair, maka operasional tidak bisa berjalan, oleh karena itu untuk sementara diliburkan sambil menunggu pencairan.

Hingga saat ini total tagihan kepada pemerintah yang diajukan ke BGN senilai Rp400 juta yang merupakan periode produksi bulan November hingga 6 Desember 2025, pengajuan anggaran periode ini belum terealisasi.

Dampak dari penghentian operasional ini pihak SPPG Dahlia juga meliburkan sebanyak 47 karyawan dapur yang juga ikut di rumahkan sementara sambil menunggu kepastian anggaran dari pemerintah. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *