Berita Utama

Sampah di Bawah Flyover Ciputat Dijaga 24 Jam

×

Sampah di Bawah Flyover Ciputat Dijaga 24 Jam

Sebarkan artikel ini
sampahciputat
Tumpukan sam[ah di bawah Flyover Ciputat ditutup dengan terpal dan dijaga 24 jam. (Ist)


KITAINDONESAISATU.COM-Lurah Cipayung, Dini Nurlianti memberdayakan warga sekitar Flyover Ciputat untuk menjaga tumpukan sampah di bawah flyover selama 24 jam. Sebab, sampah tersebut bukan sampah dari warga Kelurahan Cipayung.  

Kata Dini, guna menghindari warga yang buang sampah sembarangan, warga setempat diberdayakan untuk menjaga lokasi selama 24 jam agar tidak ada lagi pihak yang membuang sampah di kolong flyover. “Semalam sampai Subuh sudah ada yang jaga. Kita jagain terus sampai nanti pengangkutan, supaya enggak ada lagi yang buang sampah ke sini,” ujanya seperti dilansir Kompas.com.

Sampah yang menumpuk di bawah Flyover Ciputat, didominasi sampah rumah tangga. Kebanyakan dari sampah tersebut dibuang oleh orang-orang yang melintas menggunakan sepeda motor. “Kebanyakan sampah rumah tangga. Orang lewat naik motor, buang sampah begitu saja, asalnya dari mana kita juga enggak tahu,” ujar Dini.

Baca Juga  Libur Imlek 2026, Hari Ini dan Besok Ganjil-Genap di Jakarta Ditiadakan!

Dini mengakui tumpukan sampah di kolong flyover Ciputat sudah dalam kondisi darurat, karena volumenya terus bertambah. Hal ini membuat kondisi sebagian Jalan Ir H Juanda tertutup sampah dan mengganggu para pengguna jalan.

Maka dari itu, ia bersama dengan warga sekaligus RT/RW, camat, dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan pembersihan jalan serta menutup tumpukan sampah menggunakan terpal. Namun, tumpukan sampah belum bisa diangkut sekarang karena TPA Cipeucang sedang ditutup dan kelebihan kapasitas. “Kalau untuk diangkut, kita nunggu Cipeucang dulu. Sebenarnya pengennya dari kemarin diangkut, tapi pembuangan air lindinya belum siap karena lagi dibenahi,” ujar Dini.

Baca Juga  SEDANG BERLANGSUNG! Link Live Streaming Persib vs Barito Putera 9 Mei

Dari pantuan KITAINDONESIASTU.COM, Senin (15/12/2025) pagi, sepanjang Jalan Raya Serpong mulai dari Bunderan Alam Sutera hingga gerbang perbatasan Kota Tangerang Selatan dengan Kota Tangerang, di tengah jalan (pembatas jalan) banyak sampah yang dimasukkan kantong plastic hitam besar dan karung plastik.

Bahkan banyak petugas kebersihan berseragam oranye sedang memasukan sampah kedalam kangtong platik hitam besar. Petugas pengawas berdiri sambil memberi aba-aba kepada pengendara mobil untuk berhati-hati. “Sudah beberapa hari ini petugas kebersihan memasukkan kantong sampah plastik kecil ke dalam kantong plastik hitam besar. Entah sampai kapan tumpukan sampah akan diangkut,” ujar pedagang bubur ayam di samping Netra Klinik Spesialis Mata di Jalan Raya Serpong KM 7, Tangerang Selatan. Sementara itu, Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengakui sampah di wilayahnya sempat tidak tertangani optimal dalam beberapa hari terakhir. Hal itu dikarenakan proses perbaikan dan penataan konstruksi di TPA Cipeucang. “TPA Cipeucang sedang dalam tahap perbaikan dan penataan konstruksi dan timbunan sampahnya, sehingga memang dalam beberapa hari belakangan sampah tidak dapat masuk dulu,” ujar Benyamin. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *