KITAINDONESIASATU.COM – Umat Muslim di seluruh dunia kini bersiap menyambut kedatangan bulan suci Rajab, yang tahun ini diperkirakan jatuh pada 21 Desember 2025 pekan depan. Rajab memiliki kedudukan istimewa dalam kalender Islam karena merupakan salah satu dari empat bulan yang dimuliakan (Asyhurul Hurum), bersama Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Muharram.
Rajab sering disebut sebagai “bulan menanam“ kebaikan, yang menjadi gerbang atau persiapan spiritual menuju bulan Ramadhan yang penuh berkah. Keutamaan utama Rajab terletak pada perintah untuk memperbanyak amal saleh dan menghindari perbuatan dosa, karena pahala amal baik akan dilipatgandakan, begitu juga dengan dosa.
Salah satu peristiwa terpenting yang terjadi di bulan Rajab adalah Isra’ Mi’raj, perjalanan malam Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, lalu naik ke langit hingga Sidratul Muntaha. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 27 Rajab dan menjadi tonggak penting dalam sejarah Islam, termasuk ditetapkannya perintah shalat lima waktu.
Para ulama menganjurkan beberapa amalan sunnah yang dapat dilakukan di bulan Rajab, antara lain:
- Puasa Sunnah: Meskipun tidak ada dalil khusus mengenai puasa sebulan penuh, dianjurkan berpuasa beberapa hari, terutama pada hari Kamis, Jumat, dan Sabtu.
- Istighfar dan Taubat: Memperbanyak permohonan ampunan kepada Allah SWT.
- Salat Sunnah: Memperbanyak salat malam dan shalat sunnah rawatib.
Dengan keutamaan-keutamaan ini, bulan Rajab menjadi momentum emas bagi umat Muslim untuk membersihkan diri dan meningkatkan kualitas ibadah sebelum tiba bulan Sya’ban dan Ramadhan.(*)




