KITAINDONESIASATU.COM – Diabetes tipe 2 diketahui dapat memicu berbagai komplikasi serius, mulai dari penyakit jantung hingga gangguan ginjal, apabila tidak ditangani dengan baik.
Karena itu, pemantauan kadar HbA1c sebagai indikator rata-rata gula darah jangka panjang menjadi sangat penting.
Temuan terbaru dari sebuah studi genetik berskala besar yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah npj Science of Food mengungkap fakta menarik bagi para pencinta kopi.
Penelitian ini menunjukkan bahwa bukan hanya konsumsi kopi, tetapi cara penyeduhannya berperan penting dalam pengendalian gula darah, sebagaimana dilaporkan situs kesehatan News Medical.
Riset tersebut dilakukan oleh para ilmuwan dari Universitas Peking dan Capital Medical University. Mereka menganalisis data genetik dari UK Biobank serta lebih dari 18 ribu partisipan konsorsium mikrobioma internasional MiBioGen.
Para peneliti membandingkan beberapa kebiasaan minum kopi, mulai dari kopi saring, kopi instan, hingga kopi dengan tambahan gula dan susu.


