KITAINDONESIASATU.COM – Otto Toto Sugiri, yang kerap dijuluki sebagai “Bill Gates”-nya Indonesia, berhasil mencatatkan lonjakan kekayaan luar biasa pada tahun 2025, mengukuhkan posisinya di peringkat ke-6 orang terkaya di Indonesia. Kekayaan bersihnya diperkirakan mencapai US$11,3 miliar atau Rp187,58 triliun pada Desember 2025, didorong oleh performa gemilang perusahaannya di sektor pusat data.
Pria kelahiran Bandung pada 23 September 1953 ini merupakan seorang pionir di industri teknologi dan infrastruktur digital Indonesia. Toto Sugiri menempuh pendidikan tinggi di Jerman, meraih gelar magister di bidang Teknik Komputer dari RWTH Aachen University.
Perjalanan kariernya di industri teknologi dimulai sejak lama. Pada tahun 1989, ia mendirikan PT Sigma Cipta Caraka, salah satu perusahaan perangkat lunak lokal pertama. Lima tahun kemudian, ia kembali membuat sejarah dengan mendirikan Indointernet (Indonet), yang dikenal sebagai penyedia layanan internet (ISP) pertama di Indonesia.
Pencapaian terbesarnya kini adalah memimpin PT DCI Indonesia Tbk (DCII), perusahaan pusat data terkemuka yang ia dirikan dan menjabat sebagai Direktur Utama sejak 2016. Lonjakan saham DCII yang signifikan, di tengah tingginya permintaan infrastruktur digital, menjadi faktor utama yang melambungkan kekayaan Toto Sugiri.
Ia dikenal memiliki keunggulan karena latar belakang teknisnya yang kuat, memungkinkannya mengawasi secara detail pembangunan fondasi digital nasional.
Kenaikan peringkat ini menegaskan peran krusial industri pusat data dalam lanskap ekonomi digital Indonesia. Tak mengherankan jika hartanya kini naik dan bercokol di posisi ke-6 orang terkaya se-Indonesia. (*)




