KITAINDONESIASATU.COM – Bencana alam berupa banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera—Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat—masih menyisakan duka mendalam. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data terbaru hingga Kamis, 11 Desember 2025, menunjukkan dampak bencana yang terus meluas.
Berdasarkan data terkini, total korban meninggal dunia akibat bencana ini telah mencapai 990 jiwa. Angka ini bertambah 21 jiwa dari data sehari sebelumnya, dengan penemuan jasad terbaru di Aceh Utara, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Sementara itu, jumlah korban hilang yang masih dalam pencarian juga telah dimutakhirkan menjadi 222 orang.
Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, Abdul Muhari, melaporkan bahwa fokus penanganan saat ini adalah distribusi logistik dan pemulihan akses. Total pengungsi, meski mengalami pengurangan, masih mencapai 902.454 jiwa.
Kerusakan infrastruktur tercatat sangat parah, dengan ratusan jembatan dan fasilitas umum rusak, yang memperlambat akses tim bantuan ke daerah-daerah terisolir. Pemerintah melalui BNPB dan TNI-Polri terus berupaya mengoptimalkan penyaluran bantuan dasar melalui jalur darat maupun udara, menggunakan helikopter untuk menjangkau wilayah yang terputus total.
Gubernur Aceh juga telah resmi memperpanjang status tanggap darurat bencana untuk memastikan percepatan pemulihan dan penanganan korban.(*)


