KITAINDONESIASATU.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali merilis data terbaru terkait korban jiwa akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Hingga Senin, 8 Desember 2025, pukul 10.48 WIB, total korban meninggal dunia telah melonjak menjadi 950 jiwa.
Menurut data resmi dari Dashboard Penanganan Bencana Darurat BNPB, jumlah korban hilang masih tercatat sebanyak 274 orang, sementara warga yang mengalami luka-luka mencapai 5.000 orang. Peningkatan signifikan ini menunjukkan tantangan besar yang dihadapi tim gabungan dalam operasi pencarian dan evakuasi di tengah kondisi lapangan yang masih sulit.
Secara rinci, Aceh tercatat sebagai provinsi dengan jumlah korban meninggal tertinggi, mencapai 386 orang. Disusul oleh Sumatera Utara dengan 330 korban tewas, dan Sumatera Barat dengan 234 korban tewas. Sebaran korban hilang juga didominasi oleh Aceh (101 orang) dan Sumatera Barat (95 orang).
Kepala BNPB Suharyanto mengatakan, total daerah terdampak bencana ini mencapai 52 kabupaten/kota. Selain korban jiwa, BNPB mencatat lebih dari 156.000 unit rumah rusak dan ratusan fasilitas umum seperti jembatan dan sekolah hancur. Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah menyetujui bantuan Rp 60 juta per rumah rusak untuk percepatan pemulihan.
Pemerintah pusat, daerah, TNI, Polri, dan tim relawan terus bekerja keras untuk mengevakuasi korban dan memastikan penyaluran logistik bagi lebih dari 850 ribu jiwa pengungsi.(*)



