KITAINDONESIASATU.COM- Upaya Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor untuk memastikan layanan air bersih mengalir penuh selama 24 jam mulai memasuki tahap krusial. Menjawab kebutuhan air yang terus meningkat di wilayah Bogor Barat dan Tanah Sareal, perusahaan daerah tersebut menggelar proyek pemasangan pipa berdiameter besar di sejumlah titik strategis Kota Bogor.
Selain untuk menstabilkan suplai, langkah ini juga menjadi solusi jangka panjang terhadap berbagai kendala teknis yang selama ini menghambat kelancaran distribusi air.
Direktur Teknik (Dirtek) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Ardani Yusuf, menjelaskan bahwa beberapa proyek saat ini tengah berjalan dan ditujukan untuk meningkatkan kualitas dan kontinuitas pelayanan kepada pelanggan. Salah satu pekerjaan utama berada di jalur Cipaku hingga Batutulis.
“Pipa berdiameter 500 mili meter (mm) bantuan dari APBN untuk menggantikan pipa di jalan Batutulis yang terdampak longsor,” ungkap Ardani kepada wartawan, Kamis, 27 November 2025.
Ia menambahkan, proses pemasangan pipa tersebut ditargetkan selesai pada Desember 2025. “Insya Allah kegiatan ini berdasarkan informasi dari konsultan supervisi dan pelaksana APBN selesai di Desember 2025. Pemasangan pipa ini untuk meningkatkan pelayanan khususnya wilayah Bogor Barat,” terangnya.
Selain proyek di Cipaku–Batutulis, Ardani memaparkan bahwa pemasangan Jaringan Distribusi Utama (JDU) berdiameter 500 mm juga sedang dilakukan mulai dari Jalan Baru Sudirman menuju Merdeka hingga reservoir Merdeka Tirta Pakuan berkapasitas 5.000 liter.
“Ya, pemasangan ini mudah-mudahan bisa selesai sampai akhir Desember 2025. Untuk meningkatkan pelayanan di beberapa wilayah terutama wilayah Tanah Sareal dan sekitarnya. Termasuk beberapa wilayah Bogor Barat seperti Jalan dr. Sumeru, Cilendek dan daerah perumahan Yasmin,” paparnya.
Ardani menjelaskan bahwa pemasangan pipa baru dilakukan berdasarkan analisis teknis. Pipa yang sebelumnya melayani wilayah tersebut dinilai sudah jenuh dan tidak lagi mampu memenuhi kapasitas kebutuhan pelanggan.
“Sehingga kami harus memasang suplai baru ke lokasi tersebut. Ketiga, pemasangan pipa di Jalan Sholeh Iskandar yaitu di Tugu Narkoba sampai ke Kebon Pedes. Ini untuk penambahan suplai karena telah terjadi bottleneck di titik tersebut dan kami harus menambah jadi pipa diameter 300 mm. Untuk mensuplai ke wilayah Sukadamai, Cimanggu City dan sekitarnya. Kegiatan ini kami harapkan bisa sesuai di bulan Desember 2025. Namun kegiatan ini ada konstruksi khusus karena melalui jembatan di Sholeh Iskandar,” jelasnya.
Lebih lanjut Ardani membeberkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan peningkatan jaringan distribusi ini ditargetkan rampung pada Desember 2025. Dengan begitu, suplai air di berbagai titik dapat lebih stabil dan harapannya bisa mengalir penuh selama 24 jam.
“Kepada warga Kota Bogor, Tirta Pakuan memohon maaf dalam kegiatan ini mengganggu aktivitas sehari-hari ataupun mengganggu jalur lalu lintas yang ada. Tapi ini untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (Nicko)


