Viral

Oxford University Dikecam Usai Tak Cantumkan Nama Peneliti Indonesia dalam Temuan Rafflesia Hasselti

×

Oxford University Dikecam Usai Tak Cantumkan Nama Peneliti Indonesia dalam Temuan Rafflesia Hasselti

Sebarkan artikel ini
Oxford University Dikecam Usai Tak Cantumkan Nama Peneliti Indonesia dalam Temuan Rafflesia Hasselti
Oxford University Dikecam Usai Tak Cantumkan Nama Peneliti Indonesia dalam Temuan Rafflesia Hasselti

KITAINDONESIASATU.COM – Akun X (sebelumnya Twitter) milik Universitas Oxford ramai diperbincangkan dan mendapat kecaman dari netizen. Kritik tersebut muncul karena dalam unggahan mengenai penemuan flora langka Rrafflesia hasseltii di Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, mereka tidak menyebutkan nama peneliti Indonesia yang ikut terlibat dalam ekspedisi itu.

Flora langka tersebut ditemukan di Musi Rawas Utara melalui kolaborasi antara tim peneliti dari The University of Oxford Botanic Garden and Arboretum bersama Program RIIM Ekspedisi. Selain BRIN, penelitian itu juga melibatkan Universitas Bengkulu dan Komunitas Peduli Puspa Langka Bengkulu.

Dalam video yang diunggah Deputy Director and Head of Science of the University of Oxford Botanic Garden and Arboretum, Dr. Chris Thorogood, disebutkan bahwa ada tiga peneliti Indonesia yang ikut serta, yaitu Joko Witono, Septi Andriki, dan Iswandi. Bahkan, salah satu dari mereka, Andrik, tampak menangis karena haru setelah melihat langsung tanaman langka yang telah ia teliti selama 13 tahun itu.

Penemuan tersebut langsung menarik perhatian publik, baik di Indonesia maupun dunia. Namun sayangnya, unggahan akun resmi Oxford University tidak menyebutkan nama para peneliti Indonesia saat mempublikasikan temuan Rafflesia hasseltii. Dalam unggahannya, akun tersebut menulis, “Kemarin, @thorogoodchris1 dari Oxford Botanic Garden’s menjadi bagian dari tim yang menjelajahi hutan hujan Sumatra (sebuah pulau di Indonesia) yang dijaga harimau siang dan malam untuk menemukan Rafflesia hasseltii,” tulis akun @University of Oxford, dilihat Senin 24 November 2025.

Cuitan itu segera mendapat sorotan tajam dari netizen Indonesia. Mantan Gubernur Jakarta, Anies Baswedan, ikut menegur akun tersebut dengan menuliskan, “Kepada @UniofOxford, para peneliti Indonesia kita – Joko Witono, Septi Andriki, dan Iswandi – bukanlah NPC. Sebutkan juga nama mereka,” cuitnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *