KITAINDONESIASATU.COM – Meski dikenal kaya antioksidan yang mampu meredakan peradangan dan melindungi tubuh dari berbagai penyakit kronis, teh hijau juga memiliki potensi risiko jika dikonsumsi berlebihan. Kandungan kafeinnya dapat memicu sederet efek samping yang perlu diwaspadai.
1. Gangguan Pencernaan
Mayoritas orang dapat menikmati teh hijau tanpa masalah. Namun, suplemen ekstrak teh hijau dapat memicu sakit perut, mual, hingga sembelit, sebagaimana dijelaskan Very Well Health.
2. Tekanan Darah Meningkat
Teh hijau aman dalam batas normal, tetapi konsumsi yang terlalu banyak bisa menyebabkan efek negatif akibat kafein. Lebih dari 400 mg kafein per hari dapat memicu tekanan darah naik, detak jantung cepat, sakit kepala, kecemasan, hingga sulit tidur.
3. Masalah Tidur
Kafein dalam jumlah tinggi berpotensi mengganggu kualitas tidur. Karena itu, teh hijau sebaiknya tidak diminum sebelum tidur. Konsumsi kafein berlebih di siang hari pun dapat meningkatkan rasa cemas yang kemudian memengaruhi kualitas tidur.
4. Menghambat Penyerapan Zat Besi
Teh hijau mengandung katekin yang bersifat sebagai antioksidan kuat. Namun senyawa ini dapat menghambat tubuh menyerap zat besi dari makanan, sehingga meningkatkan risiko anemia. Mereka yang kekurangan zat besi dianjurkan minum dalam jumlah kecil atau mengonsumsinya di antara waktu makan.
5. Potensi Kerusakan Hati
Meskipun jarang terjadi, teh hijau dapat menyebabkan masalah hati—terutama pada orang yang memiliki mutasi genetik tertentu. Kondisi ini lebih sering dikaitkan dengan konsumsi suplemen ekstrak teh hijau dibandingkan teh biasa. Penderita gangguan liver sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.

