KITAINDONESIASATU.COM – Tak banyak aktor yang berhasil membangun reputasi dengan tampil di panggung, memberikan penampilan luar biasa dalam karya-karya Shakespeare dan Ibsen, memenangkan dua Oscar serta berbagai penghargaan teater, sekaligus tetap menjadi bintang box-office selama lebih dari enam dekade.
Namun, Maggie Smith, yang meninggal pada usia 89 tahun, adalah salah satu dari sedikit yang memiliki bakat luar biasa tersebut.
Smith dikenal sebagai aktor yang jangkauannya mencakup komedi tinggi ala Restorasi hingga karya-karya urban dan menyedihkan dari Alan Bennett.
Apapun perannya, ia selalu menyuntikkan humor yang tajam dan menggelitik, dengan komedinya sering kali didorong oleh kecemasan.
Salah satu penampilan paling ikoniknya yang memenangkan Oscar adalah dalam The Prime of Miss Jean Brodie (1969), di mana karakternya yang otoriter mencoba memengaruhi murid-muridnya dengan mengagumi tokoh diktator seperti Mussolini dan Franco.
Namun, Smith mendapatkan ketenaran global berkat dua peran di penghujung kariernya: sebagai Profesor Minerva McGonagall dalam waralaba Harry Potter dan sebagai Lady Violet Crawley, Dowager Countess of Grantham, dalam serial Downton Abbey.
Karakternya di kedua waralaba ini mengukuhkan statusnya sebagai salah satu aktor paling dihormati di industri perfilman.
Smith jarang membahas proses aktingnya secara terbuka, meskipun ia terkenal karena pendekatannya yang sangat persiapan dan ketergantungannya pada insting.
Sepanjang kariernya, ia menghindari sorotan media, sangat jarang tampil di acara bincang-bincang atau memberikan wawancara.
Sebelum ketenarannya di Harry Potter, ia dikenal melalui penampilannya dalam berbagai film dan serial, termasuk perannya yang memukau dalam Talking Heads karya Alan Bennett.
Dalam The Lonely Passion of Judith Hearne, Smith memberikan salah satu penampilan terkuatnya, menggambarkan kemerosotan seorang perawan tua Katolik yang berjuang dengan sensualitasnya sendiri.
Maggie Smith tidak hanya meninggalkan warisan akting yang luar biasa, tetapi juga menginspirasi generasi aktor muda.
Hingga akhir hayatnya, ia tetap tampil dengan penuh karisma, bahkan dalam peran-peran terakhirnya di film seperti The Best Exotic Marigold Hotel dan Downton Abbey.
Ia akan dikenang sebagai salah satu talenta terhebat dalam dunia teater dan film.- ***
Sumber: The Guardian

