Berita Utama

Tren Libur Natal dan Tahun Baru Melesat, 5 Juta Orang Naik Pesawat!

×

Tren Libur Natal dan Tahun Baru Melesat, 5 Juta Orang Naik Pesawat!

Sebarkan artikel ini
tiket pesawat
moda angkutan pesawat siap angkut penumpang pada Nataru. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 diproyeksikan menjadi puncak pergerakan penumpang pesawat domestik dan internasional. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkirakan lonjakan signifikan, dengan total sekitar 5 juta penumpang akan menggunakan moda transportasi udara selama periode libur panjang tersebut. Angka ini mencerminkan pulihnya minat masyarakat untuk bepergian pasca-pandemi.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F.Laisa, mengungkapkan bahwa prediksi 5 juta penumpang ini meningkat sekitar 16% dibandingkan realisasi periode Nataru sebelumnya. Peningkatan ini didorong oleh membaiknya daya beli masyarakat, penambahan rute penerbangan, serta semakin intensifnya promosi pariwisata domestik.

Untuk penumpang dalam negeri diprediksi naik 11 persen, sedang ke luar negeri meningkat 5 persen. Indonesia saat ini memiliki 560 pesawat ke dalam dan luar negeri.

Diperkirakan, puncak arus keberangkatan Natal diperkirakan terjadi pada 21 Desember 2025, sementara arus balik terbesar saat tahun baru akan terjadi pada 3-4 Januari 2026.

Kementerian Perhubungan akan membuka posko pemantauan Nataru mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 di Kantor Pusat Kemenhub, yang memantau kegiatan di 257 bandara seluruh Indonesia.

Untuk mengantisipasi lonjakan ini, seluruh operator bandara, maskapai penerbangan, dan AirNav Indonesia telah diinstruksikan untuk meningkatkan kesiapsiagaan operasional. Langkah-langkah yang diambil meliputi:

  • Penambahan Kapasitas (Extra Flight): Maskapai dipastikan akan mengajukan extra flight untuk rute-rute favorit seperti Bali, Medan, Surabaya, dan Yogyakarta.
  • Inspeksi Keselamatan (Ramp Check): Pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi pesawat (ramp check) akan diperketat untuk menjamin aspek keselamatan dan kelaikan udara.
  • Optimalisasi Layanan: Posko Nataru terpadu akan diaktifkan untuk memantau kelancaran operasional dan menanggapi potensi gangguan, termasuk antisipasi cuaca ekstrem.

Pemerintah mengimbau calon penumpang untuk merencanakan perjalanan mereka lebih awal, termasuk pembelian tiket, mengingat tingginya permintaan yang diproyeksikan selama periode Nataru.(*)!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *