KITAINDONESIASATU.COM – Upaya pencarian korban longsor di Cilacap, tepatnya di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, menunjukkan perkembangan baru.
Tim BPBD dan SAR gabungan berhasil menemukan satu korban longsor di Cilacap yang sebelumnya dinyatakan hilang.
Korban bernama Yuni ditemukan pada Jumat siang sekitar pukul 11.00 WIB dalam kondisi meninggal dunia, setelah tertimbun material tanah.
Meski satu korban telah ditemukan, tim di lapangan masih berfokus mencari 20 warga lainnya yang belum diketahui keberadaannya.
Kondisi tanah yang mengeras setelah peristiwa longsor membuat proses pencarian berjalan lambat.
Tim SAR tetap berupaya maksimal menyisir titik-titik yang diperkirakan menjadi lokasi para korban tertimbun.
Korban Longsor di Cilacap yang Masih Selamat
Sementara itu, warga yang selamat memilih tinggal bersama keluarga atau kerabat, meski BPBD telah menyiapkan lokasi pengungsian.
Sebelumnya, longsor terjadi pada Kamis malam sekitar pukul 20.00 WIB setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut dalam waktu panjang.
Bencana ini menerjang tiga desa, yaitu Dusun Cibeunying, Cibaduyut, dan Tarakan, dan mengakibatkan rumah-rumah warga rusak parah.
Hingga dini hari, tim gabungan berhasil mengevakuasi 23 warga selamat, tiga orang mengalami luka ringan, dan dua warga meninggal dunia.
Namun pencarian masih berlanjut karena total 21 warga dinyatakan hilang pada awal pendataan.
Dengan ditemukannya satu korban pada Jumat siang, kini jumlah warga yang masih dicari tersisa 20 orang.
Tim SAR terus melanjutkan operasi penyelamatan korban longsor di Cilacap dengan menyesuaikan kondisi lapangan yang cukup menantang.(*)


