KITAINDONESIASATU.COM – Pria Jember bunuh selingkuhan istri yang bernama Moh Rouf di Desa Jamintoro, Kecamatan Sumberbaru, Jember.
Pria Jember bunuh selingkuhan istri tersebut ternyata dibantu oleh kerabatnya yang berjumlah empat orang sebagai tersangka, yang semuanya masih memiliki hubungan keluarga.
Mereka adalah Bugi (35), istrinya Satima (33), ayah Bugi bernama Niman (70), serta kakak iparnya Adi (35).
Keempatnya diduga terlibat dalam perencanaan hingga eksekusi pembunuhan yang menewaskan korban.
Kronologi Pria Jember Bunuh Selingkuhan Istri
Peristiwa ini bermula ketika Bugi membacok Moh Rouf menggunakan celurit saat keduanya bertemu di jalan desa setempat.
Dari hasil penyelidikan Satreskrim Polres Jember, motif utama pembunuhan ini dipicu kecemburuan Bugi, yang merasa istrinya memiliki hubungan khusus dengan korban.
Pasangan suami istri itu diketahui telah menjalani pernikahan siri selama 15 tahun dan memiliki dua anak.
Namun sejak April 2025, mereka berpisah rumah setelah Satima bekerja di Surabaya, sementara anak-anak tetap tinggal bersama Bugi.
Selama berada di Surabaya, Satima mengenal korban melalui aplikasi TikTok dan kemudian intens berkomunikasi lewat WhatsApp.
Kecurigaan Bugi terhadap kedekatan keduanya semakin kuat hingga ia meminta istrinya pulang pada 18 Oktober 2025 dengan cara mengirim video dirinya memukul anak mereka, yang membuat Satima tak berdaya dan segera pulang ke Jember.
Sebelum kembali, ia sempat menghubungi korban untuk meminta bantuan ongkos perjalanan sebesar Rp150 ribu.
Setibanya di Sumberbaru, Satima kembali berkomunikasi dengan korban, lalu menyembunyikan telepon genggamnya sebelum menemui suaminya agar perselingkuhannya tidak diketahui.
Pertemuan itu justru menjadi awal rencana pembunuhan. Bugi dan Satima sepakat memancing korban untuk bertemu di lokasi sepi di kawasan desa pada malam 20 Oktober 2025.
Di titik inilah korban menjadi sasaran dan tewas setelah ditebas di bagian leher.
Rangkaian aksi pria Jember bunuh selingkuhan istri tersebut tidak dilakukan secara spontan, melainkan direncanakan dengan melibatkan anggota keluarga lainnya.(*)


