KITAINDONESIASATU.COM – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Yandri Susanto menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh desa di Indonesia teraliri listrik selama masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Hal itu disampaikan Yandri dalam Rapat Evaluasi APBN 2025 bersama Komisi V DPR di Jakarta, belum lama ini sebagaimana dikutip dari laman resmi Kemendesa Kamis 13 November 2025. Dalam laporan keuangan, penyerapan anggaran hingga 10 November baru mencapai 63,05 persen, sementara sekitar Rp288 miliar dana masih terblokir.
“Masih banyak desa yang belum memiliki akses listrik, dan ini sudah menjadi pembahasan dalam Sidang Kabinet,” ujarnya di hadapan Ketua Komisi V DPR, Lazarus.
Selain listrik, Yandri mengungkapkan kolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk memperluas jaringan internet di desa, terutama di kawasan berorientasi ekspor. Ia juga membuka peluang kerja sama dengan anggota DPR yang memiliki program desa binaan.
Mendes Yandri menegaskan pembangunan desa tidak boleh berjalan secara sektoral, melainkan memerlukan sinergi lintas kementerian dan lembaga agar seluruh infrastruktur dasar seperti listrik, air bersih, dan pendidikan dapat dirasakan masyarakat.
Ia juga memaparkan program “Satu Desa Satu PAUD” sebagai bagian dari peningkatan pendidikan dasar di pedesaan. Program tersebut akan dijalankan bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen).
