Berita UtamaNews

Keracunan Massal di Bandung Barat, MBG di SMP Bina Karya Langsung Dihentikan

×

Keracunan Massal di Bandung Barat, MBG di SMP Bina Karya Langsung Dihentikan

Sebarkan artikel ini
sppg
Dok. Petugas menyiapkan makanan Makan Bergizi Gratis.

KITAINDONESIASATU.COM – Puluhan siswa SMP Bina Karya di Desa Cimanggu, Ngamprah, tiba-tiba mengalami gejala keracunan massal usai menyantap menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) dari program pemerintah, Selasa (11/11).

Guru Bidang Kesiswaan, Meganita Oktalia, mengungkap total 21 siswa mengeluh mual, muntah, hingga pusing setelah makan siang di sekolah.

“Alhamdulillah, semua sudah pulang berdasarkan keputusan dokter. Hanya satu siswa dirujuk ke RS karena punya riwayat asam lambung,” ujarnya, Rabu (12/11).

Meski insiden itu sempat bikin panik, aktivitas belajar di sekolah tetap berjalan normal. Siswa yang masih pemulihan sementara diizinkan istirahat di rumah.

Namun, pihak sekolah dan SPPG langsung mengambil langkah cepat, program MBG dihentikan sementara hingga hasil investigasi keluar.

“Untuk sementara program MBG dihentikan dulu. Belum tahu sampai kapan,” jelas Meganita.

Kepala Puskesmas Ngamprah, Ifah Syarifah, mengonfirmasi gejala para siswa mirip satu sama lain, nyeri ulu hati, mual, muntah, dan sakit kepala.

Dinas Kesehatan pun telah mengambil sampel makanan untuk diuji di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).

“Hasil pemeriksaan diperkirakan keluar dalam waktu sekitar satu Minggu,” katanya.

Menu yang disantap siswa saat kejadian berupa nasi putih, perkedel, ayam mentega atau ayam kecap, semangka, dan tahu goreng. Beberapa siswa sempat mencium bau tidak sedap pada ayam, sebelum gejala muncul.

Adapun 2.447 penerima MBG di Bandung Barat, kasus dugaan keracunan hanya terjadi di satu sekolah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *