KITAINDONESIASATU.COM – Kasus ledakan di SMAN 72 masih ramai diperbincangkan masyarakat. Salah satu hal yang mencuri perhatian adalah keberadaan senjata api mainan yang ditemukan di lokasi. Awalnya sempat diduga sebagai senjata rakitan, tetapi setelah investigasi, polisi memastikan benda itu hanyalah mainan yang diduga dibawa oleh pelaku.
Hal yang memicu rasa penasaran publik adalah tulisan “For Agartha” pada senjata mainan tersebut. Topik ini ikut dibahas oleh pengguna media sosial, salah satunya lewat cuitan akun Twitter @ladpsycho pada 7 November 2025.
“Penembakan di sekolah di Indonesia dan ada tulisan ‘For Agartha’ di senjatanya, tidak mungkin banget bro,” tulisnya.
Cuitan tersebut telah dilihat lebih dari 5,7 juta pengguna dan memicu diskusi soal makna tulisan itu. Banyak netizen bertanya-tanya apa maksud sebenarnya dari frasa “For Agartha”.
Agartha sendiri sering muncul sebagai meme di media sosial. Frasa tersebut diyakini memiliki konotasi ideologi supremasi kulit putih dan sering dikaitkan dengan teori konspirasi internet. Dalam mitologi populer, Agartha disebut sebagai kerajaan besar yang berada di dalam bumi. Ada pula yang menghubungkannya dengan Shambhala, yang dalam bahasa Sanskerta berarti tempat kedamaian.
Kemunculan gambar AI mengenai tokoh fiksi bernama Yakub yang disebut sebagai profesor dari Agartha County Community College juga memperkuat narasi meme tersebut. Selain itu, Agartha kerap dikaitkan dengan sosok Dewa Ashtar dari Kuil Pelayanan. Berdasarkan sumber The Ishtar Channel, Ashtar dipercaya sebagai makhluk multidimensi yang membimbing manusia menuju pencerahan dan mengajak untuk menyingkirkan prasangka serta membuka hati.
Dalam mitos yang beredar, Ashtar digambarkan sebagai pemimpin Komando Ashtar, sekelompok makhluk multidimensi yang disebut berada di bawah Federasi Galaksi.
Begitulah penjelasan latar teori dan mitologi mengenai Agartha, yang namanya muncul pada senjata mainan di insiden ledakan SMAN 72. (*)


