Berita UtamaSepakbola

Erling Haaland Meledak Cetak Dua Gol Membawa Man City ke Peringkat Kedua Klasemen Sementara Liga Inggris

×

Erling Haaland Meledak Cetak Dua Gol Membawa Man City ke Peringkat Kedua Klasemen Sementara Liga Inggris

Sebarkan artikel ini
Haaland
Striker Man City, Erling Haaland saat berselebrasi usai mencetak gol. foto: x@ESPN UK

KITAINDONESIASATU.COM – Laga Man City vs Bournemouth (3-1) menempatkan posisi klasemen sementara The Citizens langsung naik ke peringkat dua mengejar Arenal pemuncak klasemen Liga Inggris, Senin (3/11/2025).

Keunggulan Man City sendiri juga tak lepas dari gol pembuka dan penentu yang diciptakan oleh strik bongsor Erling Haaland di menit ke-17 dan menit ke-33.

Gaya bermain Bournemouth yang menggerakkan para pemain pertahanan untuk maju, sehingga memaksa pertahanan dilakukan berdasarkan zona memberikan kelemahan.

Celah ini benar-benar dimanfaatkan oleh Erling Haaland ketika berada di lapangan yang memiliki pergerakan lebih unggul dari pemain pertahanan Bournemouth.

Bournemouth tidak menempatkan seseorang untuk menjaga setiap pemain Man City, sehingga mereka terpaksa bertahan berdasarkan zona.

Haaland striker asal Norwegia ini memiliki tinggi 1,95 m dengan berat 88 kg, mampu berlari dengan kecepatan hingga 34,42 km per jam.

Proporsi Haaland juga lebih tinggi dan lebih besar daripada kebanyakan pemain yang bermain di Liga Primer, tetapi kecepatannya tidak kalah dari pemain lain, bahkan di grup teratas, dalam hal akselerasi ibarat tank yang dilengkapi mesin mobil balap F1.

Sehingga tidak mengherankan jika kedua bek Bournemouth tertinggal ketika pemain nomor 9 Man City ini membuka skor dari lini tengah pada menit ke-17.

Dari perhitungan saat bola meninggalkan kepala Cherki hingga menyentuh gawang, hanya butuh 6 detik! Para bek Bournemouth bahkan tidak memiliki kesempatan untuk mengganggu Haaland agar ia tidak melakukan penyelesaian akhir.

Kecepatan ini benar-benar sulit untuk diantisipasi para pemain pertahanan Bournemouth, hingga berakhir dengan malapetaka setelah bola disempurnakan oleh Haaland.

Gol kedua Haaland serupa, hanya membutuhkan waktu lima detik untuk menerima bola, berlari, dan kemudian mencetak gol, kemampuan di atas rata-rata dari pemain Bournemouth.

Pemain nomor 9 Man City ini terlalu tangguh dalam situasi satu lawan satu dengan kiper, dalam laga ini, Petrovic hanya sekali menaklukkan Haaland.

Namun di sisi lain Haaland dengan mudah menjadi titik lemah Man City, kedengarannya absurd, tetapi sangat meyakinkan, semakin bagus Erling Haaland, semakin mudah prediksi untuk Man City.

Tim Pep Guardiola begitu bergantung pada pemain nomor 9 ini yang kini menjadi pencetak gol terbanyak mencapai 13 gol dan 1 assist dari 10 kali bermain.

Striker-striker Man City lainnya seperti Doku, Marmoush, Savinho, dan Oscar Bobb belum berhasil mencetak satu gol pun, hal ini akan lebih mengkhawatirkan Man City.

Selama bertahun-tahun, sang juara Liga Primer selalu memiliki striker utama, tetapi masih membutuhkan dua ‘asisten’ sebagai alternatif mesin pencetak gol yang diperlukan Man City.

Musim terakhir MU menjuarai liga (2012/2013), Van Persie mendominasi Top Skorer, tetapi gol-gol Rooney dan Chicharito tak bisa diabaikan.

Aatau saat Liverpool menjuarai liga berkat 29 gol Salah, tetapi Luis Diaz dan Gakpo juga mencetak lebih dari 10 gol.

Atau seperti musim 2023/2024 ketika Man City menjuarai liga, Haaland mencetak 27 gol, tetapi Foden dan Alvarez juga berbagi beban dengan striker Norwegia tersebut dengan masing-masing 19 dan 11 gol.

Untuk saat ini, Haaland mencetak gol bagi Man City untuk meraih kemenangan, yang menunjukkan dominasi kehebatan Haaland sekaligus menjadi peringatan bagi Pep Guardiola.

Jika lawan bertekad untuk membunuh striker Norwegia itu, apakah Man City punya cara untuk melawannya? Pertandingan melawan Aston Villa adalah contohnya, dan masih banyak contoh lainnya? Ini akan menjadi masalah ke depan bagi Pep Guardiola. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *