News

DPRD Tegas, Kenaikan Tarif Transjakarta Jangan Bebani Warga Bawah

×

DPRD Tegas, Kenaikan Tarif Transjakarta Jangan Bebani Warga Bawah

Sebarkan artikel ini
transjakarta
Ilustrasi bus transjakarta

KITAINDONESIASATU.COM – Jakarta diguncang isu kenaikan tarif Transjakarta dari Rp3.500 menjadi Rp5.000. Anggota Komisi B DPRD DKI, Dwi Rio Sambodo, menegaskan, wacana ini tidak boleh memberatkan warga berpenghasilan rendah yang sangat bergantung pada transportasi umum.

“Setiap wacana kenaikan tarif harus dibahas secara terbuka dan melibatkan aspirasi publik,” ujar Rio di Jakarta, Jumat (31/10). Ia menambahkan, forum konsultasi publik penting agar kebijakan mencerminkan kebutuhan warga Jakarta.

Sebelum menaikkan tarif, Rio meminta audit menyeluruh terkait efisiensi anggaran, penyaluran subsidi, dan evaluasi terhadap 15 golongan penerima manfaat. Ia mencontohkan Seoul, Korea Selatan, yang memberikan potongan tarif penuh bagi pelajar, lansia, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan.

Rio juga menekankan bahwa kenaikan tarif harus diimbangi peningkatan kualitas layanan, ketepatan waktu, kenyamanan, dan keamanan pengguna harus menjadi prioritas agar masyarakat merasa sepadan dengan tarif baru.

Selain itu, ia mendorong percepatan integrasi antar moda transportasi, termasuk MRT, LRT, dan Transjakarta, untuk menciptakan ekosistem transportasi efisien, nyaman, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Dishub DKI Jakarta masih mengkaji wacana kenaikan tarif dan menjaring masukan masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *